UMKM Manoki, Produksi Berkelanjutan

KBRN,Atambua:UMKM Manoki merupakan sebuah usaha yang mengelola jajanan (makanan ringan) camilan tradisional berbahan pangan lokal khas NTT secara berkelanjutan. Hal ini disampaikan Martha Kewuan, owner UMKM Manoki, kepada rri.co.id, Senin (29/12/2025).

"Pada dasarnya menggunakan pangan lokal daerah karena mudah didapat serta memiliki cita rasa yang khas untuk dijadikan usaha,"ujar Martha Kewuan. Perempuan kelahiran Kabupaten Flores Timur ini menjelaskan, pangan lokal yang digunakan akan dikelolah secara tradisional tanpa menggunakan bahan-bahan pengawet

"Pengelolaan yang kami hasilkan seperti makanan ringan dari jagung Emping Jagung Pulut (jagung titi) stik sorgum dan produk lainnya seperti minyak sereh, madu, serbuk jahe, virgin coconut oil," tuturnya . Industri ini terletak di Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang dan UMKM manoki sudah beroperasi sejak tahun 2009 hingga saat ini.

UMKM Manoki memiliki kelebihan yang dapat ditonjolkan dari produk emping jagung pulut. "Emping jagung pulut tanpa menggunakan bahan pengawet (organik), rasanya gurih alami serta harga terjangkau,proses produksi mudah," ucapnya.

Ia mengatakan, di beberapa kesempatan UMKM Manoki seringkali mengikuti pameran yang diselenggarakan oleh pemerintah setempat ataupun lembaga-lembaga swasta terkait. Namun, Martha menjelaskan dalam produksinya UMKM Manoki masih memiliki kekurangan salah satunya yaitu manajemen

"Pengelolaan yang kurang optimal karena prinsip manajemen yang dijalankan di UMKM Manoki yaitu pengorganisasian sampai pada pengawasan belum berjalan secara baik. Manajemen usaha kami masih bersifat keluarga, tenaga kerja berasal dari dalam keluarga sendiri, masing-masing mereka punya lebih dari satu tugas atau tanggung jawab," katanya.

Melihat potensi dan permasalahan yang ada maka dari itu,menurut Martha kedepan perlu dilakukan evaluasi manajemen terkait dengan pengelolaanya.

Rekomendasi Berita