Waktu Tepat ke Dokter agar Tidak Salah Obat

RRI.CO.ID, Atambua - Segera periksakan diri jika demam sudah berlangsung lebih dari tiga hari secara berturut-turut. Harus waspada apabila mengalami sesak napas atau nyeri pada bagian dada.

Seperti diungkapkan dr. Libertina Rambu Dameria Senin, 19 Januari 2026 terkait kondisi kesehatan yang memerlukan bantuan tenaga medis (dokter). Kepada RRI, ia menjelaskan bahwa kondisi dehidrasi akibat muntah berulang dan diare berat sangat memerlukan penanganan medis segera.

Menurutnya, penurunan kesadaran serta rasa lemas ekstrem adalah sinyal bahaya bagi keselamatan nyawa pasien. “Lansia dengan riwayat komorbid (penyakit penyerta) seperti asma dan diabetes harus lebih berhati-hati saat sakit," ujarnya melalui platform WhatsApp.

Selanjutnya, dokter umum pada RS Sito Husada Atambua ini menjelaskan kondisi khusus penderita hipertensi. "Gejala yang memburuk pada penderita hipertensi memerlukan pengawasan ketat dari tim dokter ahli," katanya

Menurut dr. Libertina kesalahan umum masyarakat adalah terlalu cepat meminum obat antibiotik tanpa adanya indikasi medis. Padahal, mayoritas penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) disebabkan oleh virus sehingga antibiotik tidak akan efektif menyembuhkan.

Ia mengatakan kebiasaan mengonsumsi banyak obat flu campuran secara sembarangan bisa menyebabkan risiko overdosis parasetamol. Hal ini sangat berbahaya karena dapat meracuni sekaligus merusak fungsi organ hati.

"Banyak orang sering mengabaikan hidrasi dan waktu istirahat padahal itu kunci utama penyembuhan," ucapnya. "Air putih dan tidur yang cukup sangat membantu tubuh dalam melawan infeksi kuman."

Ia berharap jangan memaksakan aktivitas berat saat tubuh sudah memberi sinyal awal merasakan sakit. “Berhenti sejenak dan dengarkan alarm tubuh agar proses pemulihan bisa berjalan lebih cepat”, ucapnya.

Rekomendasi Berita