KONI Aceh Minta Pra PORA Ditunda

  • by Sadhali
  • Editor Munzir Permana
  • 27 Nov 2025
  • Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh : Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh meminta seluruh Pengprov cabang olahraga untuk menunda sementara pelaksanaan Pra Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) 2025. Keputusan ini diambil menyusul cuaca ekstrem dan banjir yang melanda berbagai wilayah, sehingga menghambat mobilitas atlet dan ofisial.

Wakil Ketua II KONI Aceh Bidang Pembinaan Prestasi (Bimpres), Baktiar, mengatakan intensitas hujan tinggi yang memicu banjir di sejumlah daerah telah memutus akses jalan nasional, membuat atlet dari berbagai kabupaten/kota kesulitan mencapai lokasi pertandingan.

“KONI Aceh sangat mengharapkan kepada Pengprov, kalau situasi alam seperti ini, dengan cuaca ekstrem, kalau bisa digeserkan atau ditunda Pra PORA,” ujar Baktiar Kamis (27/11/2025).

“Semua Pengprov harus memikirkan tempat pertandingan. Kalau memang mau digeserkan, segera mengirim surat kepada Pengcab di seluruh kabupaten/kota. Keputusan akhirnya tetap di KONI.”

Bakhtiar menyampaikan bahwa situasi di lapangan cukup mengkhawatirkan. Banjir parah dilaporkan terjadi di Sigli, Takengon, Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Utara, dan Aceh Timur. Sejumlah ruas jalan nasional juga terputus total.

“Itu sudah luar biasa banjir. Jalan nasional terputus total. Jadi dengan kondisi cuaca ekstrem ini, ditunda sementara saja, bukan dipindah. Ini penting supaya atlet dari daerah bisa hadir dengan aman,” tegasnya.

Sejumlah cabang olahraga yang sedang bergulir di luar Banda Aceh ikut terdampak, seperti balap sepeda di Aceh Tamiang, wushu di Takengon, karate di Simeulue, serta beberapa cabor lain di Meulaboh.

“Kalau di Simeulue mungkin aman, tapi perjalanan atlet menuju Banda Aceh sangat sulit. Maka solusinya adalah digeser dulu. Batas pelaksanaan Pra PORA masih panjang, sampai 24 Desember,” tambahnya.

Hingga saat ini baru 15 cabang olahraga yang telah menuntaskan Pra PORA, sementara 14 cabor lainnya masih menunggu jadwal pelaksanaan. Bakhtiar menegaskan pentingnya keikutsertaan semua cabor, karena Pra PORA menjadi babak kualifikasi menuju PORA 2026 di Aceh Jaya.

“Semua pencab harus aktif. Ini babak kualifikasi. Kalau tidak ikut Pra PORA, maka otomatis tidak bisa ikut PORA 2026,” jelasnya.

Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, KONI Aceh mengimbau seluruh atlet untuk tetap menjaga kebugaran dan melanjutkan latihan.

“Kami berharap atlet tetap menjaga kondisi fisik dan terus berlatih, supaya bisa meloloskan diri ke PORA 2026 di Aceh Jaya. Kita doakan cuaca ekstrem segera mereda,” ujar Baktiar.(*)

Rekomendasi Berita