Damkarmatan, Siap Manfaatkan Teknologi Satelit Deteksi Dini Kebakaran

RRI.CO.ID, Bandung – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kota Bandung terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan penyelamatan dan penanggulangan kebakaran. Salah satu langkah strategis yang akan segera diterapkan adalah pemanfaatan teknologi satelit untuk mendeteksi potensi kebakaran secara lebih dini dan akurat.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung, Soni Baktiar, mengatakan teknologi ini memungkinkan petugas mendeteksi keberadaan sumber api di wilayah Kota Bandung tanpa harus menunggu laporan dari masyarakat.

“Kalau kita mendeteksi ada api di darat, sebetulnya dengan menggunakan teknologi itu bisa kita deteksi. Jadi ada sumber api di wilayah Kota Bandung, bisa diketahui lebih awal dan lebih cepat walaupun belum ada laporan atau pengaduan dari masyarakat,” ujar Soni, Minggu 18 Januari 2026.


Baca juga:

Pohon Tumbang Tutup Jalan Desa di Tasikmalaya


Menurutnya, sistem berbasis satelit tersebut mampu memberikan informasi yang lebih valid dibandingkan laporan manual yang masuk melalui masyarakat. Selama ini, Damkarmatan kerap menerima berbagai laporan yang masih memerlukan proses verifikasi dan validasi di lapangan, bahkan tidak jarang ditemukan laporan yang tidak akurat atau hoaks.

“Kadang kita juga menerima laporan yang perlu diverifikasi, bahkan ada juga laporan hoaks. Tapi kalau sudah menggunakan teknologi satelit, kita bisa langsung mengetahui adanya titik api di sekitar wilayah Kota Bandung. Jadi proses deteksinya jauh lebih cepat,” katanya.

Soni menjelaskan, meskipun ia tidak menyebutkan secara rinci nama teknologi satelit yang akan digunakan, penerapan sistem tersebut sudah direncanakan dan diajukan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Hal ini menunjukkan keseriusan Damkarmatan dalam memanfaatkan teknologi modern untuk meningkatkan kecepatan respons dan efektivitas penanganan kebakaran.

Dengan adanya deteksi dini berbasis satelit, Damkarmatan Kota Bandung diharapkan dapat melakukan langkah antisipasi lebih cepat sebelum api membesar dan menimbulkan kerugian yang lebih luas, baik terhadap keselamatan warga maupun kerusakan aset dan lingkungan.

“Tujuan akhirnya tentu untuk melindungi masyarakat. Semakin cepat kita tahu ada potensi kebakaran, semakin cepat juga kita bisa bergerak melakukan penanganan,” tandasnya.

Rekomendasi Berita