Mahasiswa ULM Pimpin Delegasi Indonesia di JENESYS 2025
- by Muhammad Febri Rahmat Akbari
- Editor Lay Sulaiman
- 13 Jan 2026
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Gastin Gabriel Jangkang, mahasiswa Program Profesi Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, terpilih sebagai satu dari tujuh delegasi Indonesia dalam program JENESYS 2025 ASEAN-Japan Students Conference, sekaligus dipercaya sebagai ketua delegasi Indonesia.
Keberangkatan delegasi diawali dengan kegiatan Pre-Departure Training (PDT) yang dibuka oleh Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Dr. Drs. Yohan, M.Si., di Jakarta, Minggu (11/1/2026). PDT bertujuan membekali peserta dengan pemahaman substansi program, etika internasional, serta kesiapan mental sebelum mengikuti rangkaian kegiatan di Jepang.
Gastin lolos melalui seleksi nasional yang ketat pada akhir 2025 dengan kriteria yang ditetapkan pemerintah Jepang. Selain capaian akademik, seleksi juga menilai kemampuan komunikasi internasional, kepemimpinan, serta kapasitas delegasi dalam menyampaikan gagasan di forum global.
“Ini merupakan amanah sekaligus kesempatan untuk mengasah kepemimpinan,” ujar Gastin, Senin, 12 Januari 2026. “Selama di Jepang, saya ingin mendalami isu perubahan iklim, teknologi informasi, kecerdasan buatan, serta pengembangan kedokteran.”
Program JENESYS 2025 akan dilaksanakan secara luring di Tokyo pada 13–20 Januari 2026 dan diikuti delegasi dari negara-negara ASEAN serta Jepang. Program ini merupakan inisiatif pertukaran pelajar pemerintah Jepang untuk memperkuat pemahaman lintas budaya, kerja sama internasional, serta kepemimpinan generasi muda Asia.
Selama kegiatan, peserta akan mengikuti diskusi tematik mengenai pendidikan dan teknologi digital, perubahan iklim dan pengendalian bencana, pengembangan startup, hingga kolaborasi internasional yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Agenda juga mencakup kunjungan kehormatan, studi lapangan, serta homestay guna memperdalam pemahaman budaya Jepang.