RRI.CO.ID, Serang - Keunikan band Merah Tua terletak pada penggunaan dua vokalis dengan karakter suara berbeda. Konsep ini diungkapkan dalam program Musicpreneur Pro 2 RRI Banten, Jumat, 16 Januari 2026, sebagai strategi musikal untuk memperkaya warna lagu.
Bassis Merah Tua, Dudi, menjelaskan bahwa kombinasi suara pria dan perempuan dipilih untuk menciptakan nuansa emosional yang lebih kuat. Menurutnya, karakter vokal menjadi pembeda utama Merah Tua dari band lain.
“Yang membedakan kami itu karakter vokalnya. Kami sengaja menggabungkan suara laki-laki dan perempuan supaya lagunya terasa lebih hidup,” katanya.
Dudi menambahkan, pemilihan dua vokalis dilakukan sejak tahap awal produksi lagu "Ceritakan Saja". Proses ini membutuhkan penyesuaian karena karakter suara masing-masing vokalis memiliki rentang nada yang berbeda.
Vokalis Merah Tua, Tira, mengakui bahwa proses adaptasi bukan hal mudah, terutama saat rekaman dan tampil secara langsung. Namun, ia menilai perbedaan karakter suara justru menjadi kekuatan utama band.
“Awalnya memang agak sulit menyesuaikan nada, tapi lama-lama kami menemukan chemistry. Justru di situ letak keunikan Merah Tua,” ucapnya.
Menurut Tira, kolaborasi dua vokalis juga memungkinkan eksplorasi emosi yang lebih luas dalam sebuah lagu. Ia menyebut bahwa bagian-bagian tertentu dalam "Ceritakan Saja" sengaja dirancang untuk memperlihatkan kontras sekaligus keharmonisan dua suara.
Band ini berharap format dua vokalis dapat menjadi identitas musikal yang konsisten dalam karya-karya berikutnya. Merah Tua berencana mempertahankan konsep tersebut pada single berikutnya yang dijadwalkan rilis setelah Lebaran.
“Kami ingin karakter ini terus ada di lagu-lagu kami ke depan,” ujar Tira.