Mahasiswa Untirta Juara Nasional Business Plan 2025
- by Fitri Nurul Aprianti
- Editor Dendy Fachreinsyah
- 19 Jan 2026
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Tiga mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) berhasil mengharumkan nama kampus dengan meraih Juara 1 Business Plan Action 2025 tingkat nasional yang digelar di Universitas Islam Indonesia (UII). Mereka adalah Hatta Dewantara, Kayla Annisa Ayu, dan Wakhida Fajar Ardhani, yang mengungguli puluhan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Kompetisi Business Plan Action 2025 diikuti sekitar 30 tim dari seluruh Indonesia. Tahapan seleksi diawali dengan pengumpulan proposal, kemudian disaring menjadi lima besar yang berhak mempresentasikan gagasan bisnis secara langsung di UII pada 21 Desember 2025. Tim Untirta berhasil lolos hingga tahap final dan keluar sebagai juara pertama setelah memperoleh nilai tertinggi pada sesi presentasi.
Hatta Dewantara mengatakan, keikutsertaan dalam lomba ini berangkat dari keinginan untuk mengembangkan diri di luar kegiatan akademik.
Baca juga:
Empat Mahasiswa Untirta Berhasil Mengolah Limbah Jadi Rupiah“Kami merasa kalau kuliah saja itu kurang, jadi kami mencoba aktif ikut perlombaan untuk meningkatkan kualitas diri. Alhamdulillah, kesempatan ini membawa hasil yang tidak disangka,” ujar Hatta kepada RRI, Minggu, 18 Januari 2026.
Sementara mahasiswa lainnya, Kayla Annisa Ayu menjelaskan, ide bisnis yang diusung timnya bergerak di bidang
financial technology syariah. Konsep yang ditawarkan berupa platform investasi syariah yang dilengkapi fitur perhitungan dan pengingat zakat otomatis, dengan tetap memberikan kebebasan penuh kepada pengguna untuk menyetujui atau menolak pemotongan zakat.“Kami melihat ada celah di pasar modal syariah yang belum banyak disentuh, khususnya soal integrasi zakat dalam investasi,” kata Kayla.
Dari sisi teknologi, Wakhida Fajar Ardhani menambahkan, rancangan aplikasi tersebut mengusung pemanfaatan
blockchain untuk meningkatkan keamanan data serta fitur Artificial Intelligence (AI) sebagai sarana konsultasi pengguna. “Blockchain kami gunakan agar sistem lebih aman dan tidak terpusat, sehingga risiko peretasan bisa diminimalkan,” ujarnya.Baca juga:
Disiplin Latihan Antar Mahasiswa Untirta Jadi Juara NasionalDalam persaingan final, tim Untirta harus berhadapan dengan perguruan tinggi ternama seperti Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), serta Politeknik Negeri Samarinda. Meski sempat berada di posisi kedua pada tahap proposal, tim Untirta berhasil meningkatkan nilai pada sesi presentasi hingga akhirnya merebut posisi juara pertama.
Para pemenang menilai, rencana bisnis yang mereka susun memiliki prospek jangka panjang seiring meningkatnya minat investasi di kalangan generasi muda, khususnya investasi berbasis syariah. “Pasar kami adalah mereka yang ingin mendapatkan keuntungan dunia sekaligus keberkahan akhirat. Itu yang membuat bisnis plan ini berkelanjutan,” kata Hatta.
Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk berani berinovasi dan aktif mengikuti kompetisi nasional. Selain mengasah kemampuan, ajang ini juga membuka peluang besar bagi lahirnya ide-ide bisnis baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.