Batang Stem Valve Menentukan Ketepatan Kerja Katup
- by Agus Ardan Maulana
- Editor Dendy Fachreinsyah
- 21 Des 2025
- Banten
KBRN, Serang: Di balik kinerja mesin mobil yang halus dan bertenaga, terdapat rangkaian komponen yang bekerja secara presisi, salah satunya batang
stem valve atau yang sering disebut batang klep.Klep adalah katup yang berfungsi sebagai alat pengatur keluar masuknya gas atau campuran bahan bakar pada mesin. Pada sistem tersebut, batang stem valve menjadi bagian penting yang memastikan katup dapat bergerak dengan tepat dan stabil.
“Batang
stem valve adalah bagian yang menggerakkan katup. Jika batang ini tidak bekerja dengan baik, katup tidak akan membuka dan menutup secara tepat, sehingga proses pembakaran menjadi terganggu,” ujar seorang mekanik asal Kota Serang, Fatur kepada RRI Sabtu (19/12/2025).Baca juga:
Katup Valve Train Miliki Peran Vital pada MesinFatur menjelaskan, batang
stem valve bekerja mengikuti putaran poros nok atau camshaft. Ketika camshaft berputar, batang ini akan mendorong katup untuk membuka, lalu menutup kembali dalam waktu yang sudah dihitung secara presisi.Selain menggerakkan klep, batang
stem valve juga berfungsi menjaga posisi katup tetap lurus agar tidak bergeser saat bekerja pada tekanan tinggi dan suhu panas.“Batang
stem valve juga memastikan gerak katup tetap stabil. Karena berada di area mesin dengan suhu tinggi, komponen ini dibuat dari bahan khusus yang kuat terhadap panas dan gesekan,” ucapnya.Baca juga:
Pentingnya Perawatan Radiator Mobil untuk Performa OptimalKerusakan pada batang stem valve dapat memengaruhi kinerja mesin secara keseluruhan. Gejala gangguan biasanya berupa suara berisik pada mesin, tenaga mobil menurun, mesin pincang, hingga konsumsi bahan bakar yang menjadi boros.
Fatur mengingatkan pentingnya perawatan sistem katup, termasuk batang stem valve, melalui pengecekan rutin dan penggunaan oli mesin yang sesuai spesifikasi.
“Jika batang
stem valve aus atau bengkok, harus segera ditangani. Jika dibiarkan, bisa merusak katup, ruang bakar, bahkan merembet ke komponen mesin lainnya,” ujarnya.