Dampak Rokok terhadap Kesehatan Masyarakat

  • by
  • Editor Roki Eka Putra
  • 21 Jan 2026
  • Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Rokok masih menjadi salah satu penyebab utama berbagai penyakit di dunia. Meski kampanye hidup sehat terus digencarkan, konsumsi rokok tetap tinggi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Banyak orang belum menyadari risiko jangka panjang yang ditimbulkan oleh asap rokok terhadap tubuh.

Zat berbahaya seperti nikotin, tar, dan karbon monoksida dalam rokok dapat merusak sistem pernapasan. Paparan jangka panjang mengakibatkan gangguan paru-paru, termasuk bronkitis kronis dan kanker paru. Tidak hanya perokok aktif, tetapi perokok pasif juga mengalami risiko yang sama.

Selain itu, rokok memiliki dampak serius terhadap sistem kardiovaskular. Nikotin dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang meningkatkan tekanan darah. Kondisi ini membuat jantung bekerja lebih keras, sehingga risiko serangan jantung dan stroke meningkat.

Dampak rokok bukan hanya pada kesehatan fisik, tetapi juga pada ekonomi rumah tangga. Pengeluaran rutin untuk membeli rokok dapat mengurangi alokasi dana untuk kebutuhan penting seperti makanan bergizi, pendidikan, atau simpanan masa depan.

Lingkungan juga terdampak oleh penggunaan rokok. Puntung rokok menjadi salah satu sampah terbesar di dunia yang sulit terurai. Bahan kimia di dalamnya dapat mencemari tanah dan air jika dibuang sembarangan.

Menyadari dampak besar rokok, edukasi kesehatan perlu ditingkatkan agar masyarakat lebih sadar risiko yang dihadapi. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan angka konsumsi rokok dapat menurun dan kualitas hidup masyarakat meningkat.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita