Bagaimana Musik Membantu Orang Bertahan
- by Daniel Istia.Penyiar
- Editor Dg. Siraja
- 20 Jan 2026
- Biak
RRI.CO.ID, Biak - Musik bukan sekadar hiburan pengisi waktu luang. Ia adalah medium ekspresi, sarana refleksi, dan ruang aman bagi individu untuk berdialog dengan dirinya sendiri. Dalam banyak situasi, musik menjadi teman yang setia ketika manusia merasa tidak memiliki cukup kata untuk menjelaskan perasaannya.
Oleh karena itu, musik memiliki peran penting dalam membantu individu bertahan menghadapi dinamika kehidupan. Secara psikologis, musik memiliki hubungan yang erat dengan emosi manusia. Musik mampu membangkitkan perasaan tertentu, menenangkan pikiran, serta membantu individu mengelola tekanan emosional.
Menurut Djohan (2009), musik bekerja langsung pada aspek afektif manusia, sehingga mampu memengaruhi suasana hati dan kondisi psikologis pendengarnya. Dalam kehidupan sehari-hari, individu cenderung memilih jenis musik yang sesuai dengan kondisi emosional yang sedang dialami. Saat merasa sedih, seseorang mungkin memilih lagu dengan tempo lambat dan lirik reflektif.
Sebaliknya, ketika membutuhkan dorongan semangat, musik dengan tempo cepat dan ritme kuat menjadi pilihan. Fenomena ini menunjukkan bahwa musik berfungsi sebagai alat regulasi emosi yang bersifat personal dan kontekstual.
Perkembangan teknologi digital membuat musik semakin mudah diakses. Platform streaming memungkinkan individu menikmati musik kapan saja dan di mana saja. Generasi muda, khususnya mahasiswa, menjadikan musik sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Musik membantu individu mengenali, menerima, dan menyalurkan emosi secara lebih sehat. Alih-alih menekan perasaan negatif, musik memberi ruang untuk memproses emosi tersebut secara alami. Tidak semua pengalaman hidup dapat diungkapkan melalui bahasa verbal.
Ada kalanya individu merasa sulit menjelaskan apa yang dirasakannya, bahkan kepada orang terdekat. Pada titik inilah musik mengambil peran sebagai media ekspresi alternatif. Lirik lagu sering kali menjadi representasi pengalaman emosional yang tidak mampu diungkapkan secara langsung.
Musik menjadi bahasa emosional yang universal. Meskipun pengalaman setiap individu berbeda, emosi yang disampaikan melalui musik sering kali terasa dekat dan relevan.