Cara Memeriksa Tekanan Ban Sebelum Bepergian Jauh

KBRN, Boven Digoel: Sebelum melakukan perjalanan jauh, kondisi kendaraan harus dipastikan benar-benar siap, salah satunya dengan memeriksa tekanan ban. Ban merupakan satu-satunya komponen kendaraan yang langsung bersentuhan dengan jalan, sehingga tekanannya sangat memengaruhi keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi bahan bakar. Berbagai sumber otomotif menyebutkan bahwa tekanan ban yang tidak sesuai menjadi penyebab umum kecelakaan dan kerusakan ban saat perjalanan jarak jauh.

Langkah pertama dalam memeriksa tekanan ban adalah memastikan ban dalam kondisi dingin. Pengecekan sebaiknya dilakukan sebelum kendaraan digunakan atau setidaknya setelah berhenti selama beberapa jam. Ban yang sudah panas akibat perjalanan akan menunjukkan tekanan lebih tinggi dari kondisi normal, sehingga hasil pengukuran menjadi tidak akurat.

Selanjutnya, pengemudi perlu mengetahui standar tekanan ban yang direkomendasikan pabrikan. Informasi ini biasanya tertera pada buku manual kendaraan, stiker di pilar pintu pengemudi untuk mobil, atau pada bagian rangka motor. Tekanan ban depan dan belakang bisa berbeda, terutama jika kendaraan membawa muatan atau penumpang lebih banyak dari biasanya.

Setelah itu, gunakan alat pengukur tekanan ban (tire pressure gauge). Alat ini dapat berupa tipe manual maupun digital. Tempelkan pengukur ke pentil ban dengan posisi rapat agar udara tidak keluar dan hasil pengukuran akurat. Bandingkan angka yang ditunjukkan dengan standar tekanan ban kendaraan.

Jika tekanan ban kurang, segera tambahkan angin hingga mencapai tekanan yang dianjurkan. Sebaliknya, jika tekanan terlalu tinggi, kurangi angin secara perlahan. Tekanan ban yang terlalu rendah dapat membuat ban cepat aus dan meningkatkan risiko pecah ban, sementara tekanan terlalu tinggi mengurangi daya cengkeram dan kenyamanan berkendara.

Selain ban utama, ban cadangan juga perlu diperiksa. Banyak pengemudi lupa mengecek ban cadangan, padahal ban ini sangat penting saat terjadi kondisi darurat di perjalanan. Ban cadangan yang kempis tentu akan menyulitkan dan berpotensi membahayakan jika digunakan.

Pemeriksaan tekanan ban sebaiknya disertai dengan pengecekan kondisi fisik ban. Perhatikan apakah terdapat retakan, benjolan, paku, atau keausan yang tidak merata. Ban yang sudah tipis atau rusak sebaiknya segera diganti sebelum perjalanan jauh untuk menghindari risiko kecelakaan.

Memeriksa tekanan ban sebelum bepergian jauh memberikan banyak manfaat, mulai dari kendaraan lebih stabil, pengereman lebih optimal, hingga konsumsi bahan bakar yang lebih efisien. Dengan meluangkan waktu beberapa menit untuk pengecekan sederhana ini, pengemudi dapat memastikan perjalanan jauh berlangsung aman, nyaman, dan bebas dari masalah di jalan.

Rekomendasi Berita