Cara Melatih Anak Berhenti Ngempeng
- by Ariani Kusumawati.Penyiar
- Editor Irsyad
- 21 Jan 2026
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Si kecil mungkin merasa ngempeng adalah ‘teman terbaiknya’ tapi lama-lama kebiasaan ini bisa bikin orangtua khawatir soal gigi dan kesehatan mulut. Untungnya, ada cara-cara cerdas untuk mengurangi ketergantungan tanpa drama tangisan panjang. Dikutip dari alodokter erikut ini adalah tips melatih Si Kecil agar ia bisa berhenti ngempeng:
1. Jauhkan empeng dari jangkauan anak
Bunda bisa menyimpan empeng di dalam laci atau tempat yang tinggi dan menguncinya, sehingga sulit dijangkau dan Si Kecil tidak dapat mengambilnya.
2. Batasi waktu ngempeng anak
Agar Si Kecil tidak menjadikan ngempeng sebagai sebuah kebiasaan, Bunda bisa menjadwalkan waktu ngempeng Si Kecil, misalnya hanya saat pagi atau malam hari.
3. Alihkan perhatian Si Kecil dari empengnya
Saat Si Kecil ingin ngempeng, coba alihkan perhatiannya dengan mengajak Si Kecil melakukan kegiatan lain, seperti bernyanyi, bermain, bercanda, atau menonton televisi.
Bila saatnya Si Kecil tidur dan ingin ngempeng, Bunda bisa mengalihkan perhatiannya dengan cara membacakan dongeng atau memutar lagu dengan irama yang tenang.
4. Beri pemahaman secara perlahan
Bila Si Kecil sudah cukup besar dan mulai bisa memahami apa yang Bunda dan Ayah katakan, mulailah beri ia pemahaman sederhana kenapa harus berhenti ngempeng. Misalnya, dengan mengatakan bahwa kebiasaan ngempeng hanya dilakukan oleh bayi dan bukan anak-anak seusianya.
Melatih anak berhenti ngempeng membutuhkan kesabaran, konsistensi, dan pendekatan yang penuh kasih sayang. Dengan cara yang tepat dan sesuai usia anak, proses ini dapat berjalan lebih mudah tanpa menimbulkan tekanan, sehingga anak merasa aman dan siap tumbuh mandiri secara bertahap.