Produk Anyaman Khas Klungkung Tembus Pasar Ekspor

KBRN, Klungkung: Produk anyaman khas Kabupaten Klungkung menunjukkan daya saing di pasar global dengan berhasil menembus pasar ekspor. Capaian ini mencerminkan penguatan kualitas produksi berbasis kearifan lokal yang mampu beradaptasi dengan standar dan preferensi konsumen internasional.


Pelaku UMKM Sari Bambu, I Nengah Sinta kepada RRI mengungkap, beberapa produk anyaman telah dibuat mulai dari produk tas hingga tempat kosmetik. Selain aspek kualitas, dukungan terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia turut berperan dalam memperluas jangkauan pemasaran.


“Produknya anyaman bambu semua, jenisnya ada tempat laundry, tempat makanan, ada pula tempat tissue, kemudian tempat bunga ke Pura, tas, dan sebagainya,” ujarnya pada Senin (05/01/2026).


Nengah Sinta menambahkan, keberhasilan menembus pasar ekspor tidak terlepas dari konsistensi pelaku usaha dalam menjaga mutu bahan baku, ketelitian proses produksi, serta inovasi desain yang tetap mempertahankan identitas budaya daerah. Produk anyaman Klungkung dinilai memiliki keunggulan pada nilai estetika, fungsi, dan keberlanjutan, sehingga menarik minat pasar luar negeri, salah satunya Negara Jepang.


“Kami sudah ekspor pula ke Jepang, selain pemasaran meluas di Bali,” ucapnya.


Nengah Sinta menyebut, keberlanjutan ekspor produk anyaman khas Klungkung memerlukan sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya. Penguatan akses pasar, pendampingan teknis, serta strategi promosi yang berorientasi jangka panjang diharapkan mampu menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekspor produk anyaman daerah secara berkelanjutan.


Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita