LS2 Airflow II, Helm Internasional Harga Kompetitif
- by I Gusti Agung Yuda Prawira
- Editor Ni Nyoman Kasih
- 27 Des 2025
- Denpasar
KBRN Denpasar: Pasar helm di Indonesia kini semakin kompetitif dengan kehadiran LS2 Airflow II, sebuah helm bergaya urban dari brand internasional ternama yang dibanderol dengan harga sangat terjangkau, yakni sekitar Rp700.000an. Helm ini mengusung desain minimalis yang cocok untuk mobilitas di perkotaan tanpa banyak atribut tambahan seperti spoiler. Meski harganya ekonomis, LS2 tidak main-main dalam hal keamanan karena produk ini telah mengantongi sertifikasi terbaru ECE serta standar nasional Indonesia (SNI), menjadikannya pilihan menarik bagi pengendara yang mencari keseimbangan antara merek prestisius dan perlindungan maksimal.
Salah satu fitur unggulan yang ditonjolkan adalah sistem ventilasi udara (airflow system) yang cukup besar di bagian atas, yang menjadi alasan di balik penamaan model ini. Secara teknis, helm ini dibuat menggunakan material High Pressure Thermoplastic (HPTT) dan dilengkapi dengan multi density EPS untuk menyerap benturan lebih efektif. Selain itu, bobotnya yang sangat ringan, yakni hanya sekitar 1.188 gram berdasarkan pengujian riil, memberikan kenyamanan ekstra bagi pengendara harian agar tidak cepat merasa lelah saat menembus kemacetan kota.
Namun, calon pembeli perlu memperhatikan detail spesifikasi karena helm ini didesain sebagai produk entry level yang sangat mendasar. LS2 Airflow II hanya memiliki satu visor utama tanpa fitur double visor atau sun visor, serta belum dilengkapi dengan lubang push pin untuk pemasangan lensa anti embun seperti Pinlock. Dari sisi interior, meskipun pengerjaan jahitannya rapi dan menggunakan material hypo allergenic, helm ini belum menyediakan fitur wearable glasses, sehingga bagi pengguna kacamata akan merasa cukup kesulitan dan kurang nyaman saat memakainya bersamaan dengan helm.
Terkait aspek kenyamanan atau fitment, ulasan menekankan pentingnya bagi pengguna untuk menaikkan ukuran (up size) dari ukuran biasanya karena desain helm yang cenderung ketat dan memiliki bentuk intermediate oval. Posisi helm saat digunakan terasa sangat khas helm urban yang tidak menutupi seluruh area bawah kepala secara penuh, sehingga mungkin tidak cocok untuk penggunaan perjalanan jauh atau touring. Meskipun memiliki beberapa catatan minor, LS2 Airflow II tetap menjadi opsi kuat bagi mereka yang menginginkan helm bermerek internasional dengan kualitas manufaktur yang rapi dan standar keamanan tinggi di bawah satu juta rupiah.