Gaya Hidup Modern Ancam Kesehatan Reproduksi Pria

RRI.CO.ID, Labuan Bajo – Gaya hidup modern yang serba instan dan minim aktivitas fisik dinilai berpengaruh signifikan terhadap kesehatan reproduksi dan performa seksual pria. Kurang gerak, pola makan tidak sehat, hingga kebiasaan begadang menjadi faktor risiko yang sering diabaikan.


Dokter Spesialis Andrologi, dr. Patrizia Silviandar, Sp.And, menjelaskan bahwa kesehatan seksual tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berhubungan intim, tetapi mencakup kesejahteraan fisik, mental, dan sosial terkait seksualitas. Hal tersebut disampaikannya dalam Program ZONA EDUKASI RRI Labuan Bajo.


“Performa seksual adalah bagian dari kesehatan seksual. Di dalamnya ada hasrat, ereksi, sampai kepuasan bersama pasangan,” ujarnya.


Ia menyoroti kebiasaan kurang bergerak akibat penggunaan gawai berlebihan yang berdampak pada menurunnya kualitas kesehatan reproduksi. Selain itu, konsumsi makanan instan dan berpengawet dapat meningkatkan radikal bebas yang merusak kualitas sperma.


“Pria sebaiknya memperbanyak makanan tinggi antioksidan seperti tomat, wortel, dan bayam untuk menjaga kualitas sperma,” katanya.


Faktor pola tidur juga berperan penting. Begadang melewati pukul 22.00 dapat menghambat produksi hormon testosteron yang berpengaruh langsung pada kesuburan dan performa seksual.


Menurut dr. Patrizia, perubahan gaya hidup sederhana seperti rutin berolahraga intensitas sedang dan menjaga pola makan seimbang dapat membantu menjaga kesehatan reproduksi pria sejak dini.

Rekomendasi Berita