Disfungsi Seksual Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius

RRI.CO.ID, Labuan Bajo – Keluhan disfungsi seksual pada pria tidak selalu berdiri sendiri, namun dapat menjadi tanda awal penyakit serius seperti diabetes melitus dan hipertensi. Kondisi tersebut kerap disebut sebagai silent killer karena sering terdeteksi pertama kali melalui gangguan performa seksual.


Hal ini diungkapkan Dokter Spesialis Andrologi, dr. Patrizia Silviandar, Sp.And, dalam dialog ZONA EDUKASI RRI Labuan Bajo. Menurutnya, penyakit yang mengganggu aliran darah sangat berpengaruh terhadap fungsi ereksi.


“Tidak jarang pasien datang dengan keluhan impotensi, lalu setelah diperiksa ternyata memiliki diabetes atau hipertensi,” jelasnya.


Selain faktor penyakit, stres berkepanjangan juga dinilai berperan besar. Hormon stres yang tinggi dapat menekan produksi hormon testosteron sehingga menurunkan hasrat dan performa seksual.


Ia juga mengingatkan bahwa olahraga berlebihan dan diet ekstrem justru dapat berdampak negatif. Olahraga intensitas sedang sekitar 150 menit per minggu dinilai paling ideal untuk meningkatkan hormon testosteron, sementara diet ketat yang membuat tubuh lemas akan menurunkan energi seksual.


Dr. Patrizia menegaskan pentingnya menghilangkan stigma dan rasa malu untuk berkonsultasi ke tenaga medis. Masalah seksual, menurutnya, bukan hal tabu dan sebaiknya tidak ditangani dengan terapi mandiri atau konsumsi suplemen sembarangan.


“Pencegahan itu kunci. Jaga berat badan ideal, kelola stres, hindari rokok dan alkohol, serta setia pada pasangan untuk mencegah penyakit menular seksual,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita