Waspada Bahaya Abses Akibat Gigi Berlubang Bagi Jantung

RRI.CO.ID, Ende – Gigi berlubang yang tidak segera ditangani dapat memicu abses atau benjolan nanah yang mengancam kesehatan organ vital manusia. Kondisi ini terjadi akibat infeksi bakteri yang menembus saluran akar hingga menyebabkan peradangan hebat pada jaringan gusi.

Dokter gigi Gede Bambang Suharta, pada Obrolan Kesehatan pada acara Indonesia Sehat di Pro1 RRI Ende, menegaskan bahwa abses periapikal merupakan risiko utama bagi pemilik gigi berlubang yang mengabaikan kebersihan mulut. Infeksi bakteri tersebut berpotensi menyebar melalui aliran darah dan memicu komplikasi serius seperti penyakit endokarditis pada jantung.

Selain ancaman pada jantung, bakteri yang masuk ke peredaran darah juga dapat menjalar hingga menginfeksi jaringan otak manusia. Hal ini membuktikan bahwa masalah kesehatan gigi tidak boleh dianggap sepele karena berdampak sistemik bagi seluruh tubuh.

Ancaman lainnya adalah periodontitis yang secara perlahan merusak jaringan penyangga gigi hingga menyebabkan kegoyahan tulang. Jika dibiarkan, penderita berisiko kehilangan gigi secara permanen akibat kerusakan struktur pendukung yang sudah tidak mampu bertahan.

Dokter Bambang menyebutkan bahwa pembersihan sela gigi yang kurang optimal menjadi pemicu utama munculnya lubang pada anak-anak. Penggunaan benang gigi sangat disarankan untuk menjangkau area sela yang sering terlewatkan hanya dengan menyikat gigi biasa.

Peran orang tua sangat krusial dalam mengawasi kualitas pembersihan gigi anak demi mencegah munculnya karies sejak dini. Kontrol rutin setiap enam bulan menjadi langkah preventif paling efektif untuk mendeteksi lubang kecil sebelum berkembang menjadi abses.

Banyak pasien sering menyepelekan lubang kecil karena merasa belum muncul rasa nyeri yang mengganggu aktivitas harian mereka. Padahal, penanganan dini jauh lebih murah dan meminimalkan risiko tindakan medis yang menyakitkan seperti pencabutan gigi.

Beberapa kasus berat bahkan harus dirujuk ke dokter spesialis akibat adanya kerusakan tulang atau posisi gigi bungsu miring. Masyarakat diimbau untuk segera melakukan pemeriksaan medis jika menemukan pembengkakan pada gusi guna mendapatkan terapi obat yang tepat.

Kesadaran untuk merawat gigi tanpa menunggu rasa sakit merupakan kunci utama dalam menjaga kualitas hidup jangka panjang. Perawatan rutin bukan hanya soal estetika, melainkan investasi penting untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh hingga usia tua.

Rekomendasi Berita