​Program TJSL PLN Antar UMKM Kibin Naik Kelas

KBRN, Jakarta: Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB) di Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, menunjukkan hasil nyata dalam mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sejak dilaksanakan pada Juni 2025, program pengembangan UMKM ini telah memberikan dampak positif terhadap pengelolaan usaha, peningkatan pendapatan, hingga penyerapan tenaga kerja lokal.

Program yang menyasar wilayah ring 1 Proyek Strategis Nasional Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kilovolt (kV) Cikande ini dijalankan melalui pendekatan terintegrasi, meliputi pelatihan kewirausahaan, literasi keuangan, pemasaran sederhana, serta pemberian bantuan alat produksi dan bahan baku usaha. Pendekatan tersebut dirancang untuk menjawab tantangan utama UMKM, seperti lemahnya pencatatan keuangan, keterbatasan sarana produksi, dan rendahnya daya saing usaha.

Manager Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 1 (UPP JBB 1), Haris Nasution, menyampaikan bahwa keberhasilan program terlihat dari perubahan cara pelaku UMKM dalam mengelola usahanya.

“Program TJSL ini tidak berhenti pada pelatihan dan bantuan awal. Kami melihat adanya perubahan nyata, mulai dari pengelolaan keuangan yang lebih tertib hingga meningkatnya kepercayaan diri pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya,” ujarnya, secara tertulis, Selasa (30/12/2025).

Dampak positif program juga dirasakan oleh pemerintah setempat. Camat Kibin, Babay Karnawi, menilai Program TJSL PLN UIP JBB telah memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ekonomi masyarakat.

“PLN UIP JBB tidak hanya hadir membangun infrastruktur, tetapi juga turut membangun kapasitas ekonomi masyarakat. Program ini terbukti membantu UMKM di Kibin untuk berkembang dan lebih siap bersaing,” ucapnya.

Salah satu penerima manfaat, Ikah Atikah, pelaku usaha Warung Ibu Ikah, merasakan perubahan signifikan sejak mengikuti program pengembangan UMKM ini.

“Dulu saya jualan tidak tahu untungnya berapa, uang yang didapat langsung habis untuk kebutuhan hidup. Setelah ikut program ini, saya diajari pembukuan dan diberikan alat untuk mencatat modal serta untung rugi. Sekarang kelihatan keuangan usaha saya, dan alhamdulillah sudah punya tiga karyawan di warung,” katanya.

General Manager PLN UIP JBB, Yasir, menegaskan bahwa keberhasilan Program Pengembangan UMKM Kecamatan Kibin mencerminkan komitmen PLN dalam menghadirkan dampak sosial yang terukur dan berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan setiap program TJSL PLN memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penguatan UMKM merupakan investasi sosial jangka panjang untuk mendorong kemandirian ekonomi lokal dan menciptakan pertumbuhan yang inklusif,” ujarnya.

Capaian Program Pengembangan UMKM Kecamatan Kibin ini menjadi dasar bagi PLN UIP JBB untuk memperluas inisiatif pemberdayaan UMKM di wilayah lain sekitar proyek pembangunan, sebagai upaya memperkuat ekonomi lokal dan membangun hubungan jangka panjang dengan masyarakat.


Rekomendasi Berita