Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS Stars
- by Deni Supriadi
- Editor Erik Hamzah
- 20 Jan 2026
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta : QS Stars Rating masih menjadi sebuah sistem penilaian internasional yang banyak digunakan universitas. Penilaian yang dilakukan mencakup berbagai aspek utama seperti kualitas pembelajaran, kesiapan dan daya serap lulusan, internasionalisasi lingkungan akademik, fasilitas pendukung pembelajaran, serta keberlanjutan dan tata kelola institusi.
Melalui fokus pada aspek-aspek tersebut, QS Stars Accreditation membantu memberikan pemahaman yang lebih utuh tentang kualitas sebuah universitas, tidak hanya dari sisi akademik semata, tetapi juga dari pengalaman mahasiswa dan kesiapan institusi dalam menghadapi tantangan global. Hasil evaluasi tersebut disajikan dalam bentuk peringkat bintang dari 1 hingga 5, yang mencerminkan tingkat pencapaian Universitas terhadap standar mutu QS.
Bagi universitas, QS Stars berperan sebagai alat beachmarking internasional yang mendorong peningkatan kualitas secara berkelanjutan dan transparan. Berikut 3 universitas Indonesia dengan rating 5 QS Stars berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI serta sumber lainnya :
Pertama President University, merupakan universitas internasional yang mengimplementasikan internasionalisasi secara nyata. Berdasarkan jumlah izin belajar yang diterbitkan oleh pemerintah Republik Indonesia, hingga saat ini President University sudah berkali-kali tercatat sebagai universitas dengan jumlah mahasiswa asing penuh waktu terbanyak di Indonesia.
Keunggulan geografis President University yang terletak di kawasan industri Jababeka membuat proses pembelajaran terintegrasi langsung dengan aktivitas industri multinasional. Lingkungan tersebut memastikan bahwa materi pembelajaran yang diberikan selalu relevan dengan kebutuhan dunia industri global.
Keterkaitan President University dengan dunia industri bersifat struktural dan berkelanjutan. Melalui pendekatan ini, mahasiswa lokal maupun internasional tidak hanya dapat memperoleh pemahaman teoritis di dalam kelas, tetapi juga terpapar pada dinamika kerja global dan praktik profesional lintas budaya.
Interaksi multikultural yang terbangun memperkaya pengalaman akademik mereka secara menyeluruh. Mempersiapkan mereka untuk meniti karir professional.
Penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama menjadi salah satu kekuatan President University. Bahasa Inggris diterapkan dalam seluruh kegiatan akademik sebagai bahasa kerja sehari-hari, sehingga menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif bagi mahasiswa lokal maupun internasional. Pendekatan ini mendorong terbentuknya kolaborasi global sejak awal masa studi.
Kedua adalah Bina Nusantara University (BINUS) yang memiliki keunikan utama pada kemampuannya mengelola pendidikan tinggi berbasis teknologi dalam skala besar dengan konsistensi yang tinggi. Dengan jaringan kampus yang tersebar di berbagai kota di Indonesia, BINUS menunjukkan kapasitas institusional yang kuat dalam mengintegrasikan sistem akademik modern, tata kelola berbasis teknologi, dan kurikulum adaptif.
Keunggulan BINUS terletak pada kecepatan dan ketepatannya dalam merespons perkembangan teknologi, khususnya pada bidang kecerdasan buatan, data science, keamanan siber, dan bisnis digital. Kurikulum yang diterapkan bersifat dinamis dan berorientasi pada kebutuhan industri, sehingga lulusan BINUS memiliki kompetensi yang relevan dengan tuntutan pasar kerja global.
Selain itu, BINUS menerapkan pendekatan pendidikan yang berorientasi pada hasil. Melalui berbagai program pengayaan, pemagangan industri, dan jalur karier terstruktur, mahasiswa diarahkan untuk memiliki kesiapan profesional sebelum menyelesaikan studi.
Ketiga Telkom University, yang menempati posisi strategis sebagai universitas yang berfokus pada pengembangan riset terapan dan inovasi teknologi. Keunikan Telkom University berakar pada sejarah institusionalnya sebagai hasil penggabungan beberapa lembaga pendidikan di bidang teknologi, manajemen, dan vokasi, serta keterkaitannya dengan ekosistem industri telekomunikasi nasional.
Berbeda dengan pendekatan riset yang berorientasi semata pada publikasi ilmiah, Telkom University mengarahkan kegiatan riset pada pengembangan solusi praktis, produk inovatif, dan teknologi yang dapat diimplementasikan secara langsung oleh industri. Keberadaan fasilitas pendukung seperti Bandung Techno Park memperkuat peran Telkom University sebagai pusat inovasi dan kewirausahaan berbasis teknologi.
Kedekatan struktural dengan Telkom Group memberikan Telkom University akses terhadap permasalahan industri berskala nasional, standar profesional yang tinggi, serta peluang kolaborasi riset dan pengembangan teknologi strategis. Hal ini menjadikan Telkom University unggul dalam penguatan keterkaitan antara pendidikan, riset, dan kebutuhan industri.
Sementara universitas di Indonesia yang menunjukkan kualitas dan konsistensi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi dengan peringkat 4 Stars antara lain Universitas Ciputra Surabaya, Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Tarumanagara, Atma Jaya Catholic University of Indonesia dengan 3 Stars, Institut Teknologi Nasional Bandung (ITENAS Bandung) dengan 3 Stars, Universitas Amikom Yogyakarta dengan 3 Stars dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) dengan 3 Stars.