Pengamat Nilai Kendaraan Listrik Efektif Tekan Subsidi Energi

RRI.CO.ID, Jakarta – Pengamat otomotif Sony Susmana menilai kendaraan listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) merupakan solusi paling efektif untuk mengurangi beban subsidi energi sekaligus menekan tingkat pencemaran lingkungan.

Menurutnya, dibandingkan kendaraan bermesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE) maupun kendaraan hibrida (Hybrid Electric Vehicle/HEV), BEV memberikan manfaat fiskal dan lingkungan yang lebih signifikan.

“Peningkatan penggunaan BEV menjadi langkah strategis untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang selama ini membebani anggaran negara. Peralihan menuju transportasi berbasis listrik dinilai membuka ruang bagi pemerintah untuk mengendalikan tekanan fiskal sekaligus mempercepat agenda transisi energi nasional,” kata Sony, melalui keterangan tertulis, Senin, 19 Januari 2026.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data Kementerian Keuangan, alokasi subsidi energi pada 2024 tercatat sebesar Rp177,62 triliun, meningkat dibandingkan realisasi tahun 2023 yang mencapai Rp164,3 triliun. Kenaikan tersebut menunjukkan perlunya kebijakan yang lebih kuat untuk mendorong pergeseran dari kendaraan berbahan bakar fosil menuju kendaraan listrik.

“Dari sisi fiskal, BEV memiliki potensi besar dalam menurunkan ketergantungan terhadap BBM. Dalam jangka menengah hingga panjang, pengurangan konsumsi energi fosil tersebut diyakini akan berdampak positif terhadap keberlanjutan keuangan negara,” ujarnya.

Sementara dari aspek lingkungan, BEV dinilai lebih unggul karena tidak menghasilkan emisi gas buang. Berbeda dengan kendaraan hibrida yang masih menggunakan mesin pembakaran internal, kendaraan listrik murni sepenuhnya mengandalkan tenaga listrik sehingga menghasilkan tingkat emisi yang jauh lebih rendah.

Selain ramah lingkungan, BEV juga memiliki efisiensi energi yang lebih tinggi karena tidak melalui proses pembakaran yang menyebabkan kehilangan energi. Dengan dukungan pembangunan infrastruktur pengisian daya yang terus berkembang, BEV dipandang sebagai pilar utama dalam mendorong transformasi transportasi rendah emisi di Indonesia.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita