Mood Wanita Berubah Saat Red Day

RRI.CO.ID, Jayapura - Melansir wordpress.com, mood atau perasaan seorang wanita akan berubah saat red day. Artinya red day atau hari merah, adalah saat di mana wanita sedang mengalami menstruasi atau haid.

Wanita yang sedang mengalami situasi ini akan timbul ketakutan berlebihan, emosi yang tidak stabil, dan tidak nyaman. Red day bisa datang kapan saja.

1. Panik saat tamu datang berkunjung: Datangnya siklus haid tidak setiap saat tepat waktu yang sama, bisa datang kapan saja. Sering terjadi kepanikan ketika palang merah tembus di pakaian atau kasur atau tempat yang digunakan.

2. Melewati hari dengan membiasakan diri: Tujuh hari dilewati seorang wanita dengan pembalut demi menuntaskan red day. Sangat tidak nyaman, tapi diakui wanita luar biasa betah memakai benda yang mengganjal rutin tiap bulannya.

3

. Selera makan berubah: Nyeri haid yang kerap kali dirasakan membuat nafsu makan hilang. Keinginan untuk makan ada, tetapi berubah seketika saat nyeri perut datang.

4. Perubahan emosi yang tidak biasa: Tiba-tiba ingin nangis, ingin makan, saat mau makan tiba-tiba gak jadi. Sudah kenyang, minta hal yang aneh-aneh.

5. Lebih sensitif

: Terkadang manja berlebihan, wanita red day disinggung dikit tumpah air mata satu jam lamanya. Dipuji bahagianya setengah mati, bila perasaannya buruk dan ingin nangis biarkanlah dengan begitu ia mencurahkan perasaannya.

6. Red day pada setia wanita berbeda

: Tidak semua wanita mengalami pengalaman yang menyeramkan saat hari merahnya. Ada yang biasa saja, walau sakit ditahan, ada yang sakit sampai menjerit-jerit, berlebihan perasaan yang diungkapkan.

Kuncinya bila menemui wanita yang tengah mengalami siklus red day, maklumi beri dukungan dan ikuti alurnya. Asa yang tiba-tiba sedih atau sebaliknya jadi galak, bahkan pingsan menahan nyeri haid.

Bagi pasangan, lebih banyak pengertian bila situasi ini datang pada pasangan Anda agar tidak terjadi kesalahpahaman. Karena situasi ini tidak terjadi setiap hari, hanya sebulan sekali.

Rekomendasi Berita