Peran ITMI dalam Menghidupkan Al-Qur’an Braille bagi Tunanetra
- by Pemkab Lumajang : Ridwan Effendy
- Editor Sumarsono
- 8 Jan 2026
- Jember
KBRN, Lumajang: Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an di kalangan penyandang disabilitas utamanya tuna netra melalui pengembangan dan pemasyarakatan Al-Qur’an Braille. Upaya ini menjadi bagian penting dari misi dakwah inklusif agar setiap Muslim.
"ITMI berfokus pada pemenuhan kebutuhan spiritual tunanetra yang kerap menghadapi keterbatasan akses terhadap bahan bacaan keagamaan," ungkap Guru SLB Bhakti Wanita Lumajang, M. Zamroni, saat Talkshow acara Jelita, di LPPM Radio Suara Lumajang, Rabu (07/01/26).
Ia juga menyampaikan, Al-Qur’an Braille hadir sebagai solusi nyata, memungkinkan para tunanetra membaca, mempelajari, dan menghafal ayat-ayat suci secara mandiri.
Zamroni menjelaskan, Dalam pelaksanaannya, ITMI Lumajang menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari lembaga percetakan Braille, pesantren, hingga instansi pemerintah dan swasta. "Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan mushaf Al-Qur’an Braille yang berkualitas dan sesuai standar, baik dari segi penulisan Braille maupun ketepatan kaidah tajwidnya," ujarnya.
Dirinya berharap kesadaran publik terhadap pentingnya akses keagamaan yang inklusif semakin meningkat. Dukungan dalam bentuk donasi, relawan, maupun kebijakan yang berpihak pada penyandang disabilitas sangat dibutuhkan agar program Al-Qur’an Braille dapat berkelanjutan.
"Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, ITMI membuktikan bahwa keterbatasan penglihatan bukanlah penghalang untuk dekat dengan Al-Qur’an," harapnya.
Sementara itu, Nurul Hikmah Guru SLB Bhakti Wanita Lumajang, menjelaskan bahwa selain distribusi mushaf, ITMI juga aktif menyelenggarakan pelatihan membaca Al-Qur’an Braille. Kegiatan ini ditujukan bagi tunanetra pemula maupun yang ingin meningkatkan kemampuan bacaannya. "Melalui pendampingan intensif, peserta didorong untuk lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an," jelasnya.
Ia juga menyampaikan di tengah perkembangan teknologi, ITMI turut mendorong pemanfaatan inovasi digital yang ramah tunanetra. Integrasi Al-Qur’an Braille dengan perangkat audio dan aplikasi pembaca layar dinilai mampu memperluas jangkauan dakwah serta mempermudah proses belajar bagi generasi muda tunanetra. (Kominfo/Lmj-Bob)