Sinopsis Uang Passolo, Drama Komedi Adat Bugis Makassar
- by Lindsa Manuara
- Editor H. Atto Raidi
- 19 Jan 2026
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Industri film Tanah Air kembali menghadirkan karya yang menjadikan budaya lokal sebagai ruh utama cerita. Mulai Kamis, 8 Januari 2026, bioskop Indonesia akan menayangkan
Uang Passolo, sebuah film yang mengangkat tradisi Bugis Makassar dan langsung masuk dalam daftar tontonan yang paling dinanti di awal tahun.Berangkat dari nilai adat Bugis Makassar yang kaya makna sosial,
Uang Passolo menuturkan kisah cinta dan keluarga yang berhadapan dengan tradisi, gengsi, serta beban ekonomi di balik megahnya pesta pernikahan. Sejak pertama kali diperkenalkan ke publik, film ini menarik perhatian karena menyentuh realitas sosial yang akrab dengan masyarakat Sulawesi Selatan, bahkan relevan dengan daerah lain yang memiliki tradisi serupa.Melalui cuplikan trailer resmi Cinema XXI, film ini mengisahkan Biba, seorang guru dengan penghasilan terbatas, dan Rizky, videografer pernikahan yang tengah mengalami kesulitan ekonomi. Keduanya hanya ingin menggelar pernikahan sederhana sebagai awal kehidupan bersama. Namun, keinginan itu berbenturan dengan tuntutan keluarga Biba yang menjunjung tinggi status sosial dan berharap memperoleh banyak uang passolo lewat pesta mewah.
Seiring persiapan pernikahan, berbagai persoalan muncul. Daftar tamu yang terus bertambah, tuntutan dekorasi mahal, katering kelas atas, hingga hiburan elekton selama dua malam membuat situasi semakin rumit. Campur tangan keluarga yang tak ada habisnya membuat impian pernikahan sederhana mereka kian menjauh. Masalah bertambah ketika Biba harus mengubur mimpinya membangun rumah untuk sang ibu, yang selama ini rela berkorban demi kebahagiaannya. Bahkan, tanah keluarga terancam digadaikan demi menutup biaya pesta yang terus membengkak.
Di tengah tekanan adat dan keterbatasan finansial, cinta menjadi satu-satunya pegangan Biba dan Rizky. Keduanya berusaha menemukan jalan tengah agar tetap menghormati nilai keluarga tanpa mengorbankan makna pernikahan itu sendiri. Perjalanan mereka dipenuhi momen emosional, kejadian lucu, serta kritik sosial yang mengajak penonton merenungkan arti kebahagiaan sejati.
Disutradarai oleh Andi Burhamzah dan diproduksi oleh Timur Pictures, 786 Production, serta Rumpi Entertainment,
Uang Passolo mengemas tradisi passolo dalam balutan drama komedi yang hangat dan menyentuh. Film ini dibintangi Imran Ismail, Masitah Aspah, Jade Thamrin, Godfred Oriendod, Adhy Basto, dan Reinold Lawalata. Tak sekadar menghibur, Uang Passolo juga menyampaikan pesan moral yang dekat dengan kehidupan nyata. Budayawan Makassar sekaligus salah satu pemeran film ini, Asis Dg Nojeng, menyebut film ini penting untuk ditonton karena berani membuka diskusi soal beban sosial dalam pernikahan adat.Lewat pendekatan humanis, film ini mengajak penonton untuk tidak memaksakan kemewahan pesta di luar kemampuan, menghargai undangan sebagai bentuk penghormatan, serta menyentil kebiasaan membanggakan gelar kebangsawanan yang justru bisa mengaburkan makna kebersamaan.