Upaya Menunda Penurunan Fungsi Tubuh di Masa Tua

RRI.CO.ID, Kendari – Penurunan fungsi tubuh merupakan proses alami yang terjadi seiring bertambahnya usia. Meski tidak dapat dihindari sepenuhnya, berbagai upaya dapat dilakukan untuk memperlambat dampaknya agar kualitas hidup tetap terjaga.

Salah satu langkah penting adalah menjaga aktivitas fisik secara teratur. Dalam buku

Successful Aging, John W. Rowe dan Robert L. Kahn menjelaskan bahwa aktivitas fisik ringan hingga sedang berperan dalam mempertahankan kekuatan otot, keseimbangan, dan fungsi kardiovaskular pada usia lanjut.

Pola makan seimbang juga menjadi faktor penentu dalam menjaga fungsi tubuh. Asupan gizi yang cukup, terutama protein, serat, vitamin, dan mineral, membantu mendukung metabolisme serta menjaga kesehatan tulang dan otot.

Selain kesehatan fisik, fungsi kognitif perlu dijaga melalui stimulasi mental. Membaca, menulis, atau mempelajari keterampilan baru membantu menjaga koneksi antarsel saraf agar tetap aktif dalam jangka panjang.

Kualitas istirahat turut berperan dalam proses penuaan yang sehat. Tidur yang cukup membantu tubuh melakukan pemulihan sel dan menjaga keseimbangan hormon yang berpengaruh pada daya tahan tubuh.

Hubungan sosial juga memiliki kontribusi terhadap kesehatan di masa tua. Menurut Rowe dan Kahn, keterlibatan sosial yang aktif berkaitan dengan kesehatan mental yang lebih baik serta menurunkan risiko penurunan fungsi psikologis.

Pengelolaan stres menjadi aspek penting lainnya. Aktivitas relaksasi seperti meditasi, pernapasan teratur, atau menjalani hobi dapat membantu menjaga keseimbangan emosional dan fisik.

Upaya menunda penurunan fungsi tubuh di masa tua membutuhkan pendekatan menyeluruh. Kombinasi gaya hidup aktif, asupan gizi seimbang, stimulasi mental, dan hubungan sosial yang baik menjadi fondasi penting dalam menjalani proses penuaan secara sehat.

Rekomendasi Berita