Benarkah Kelapa Picu Kolesterol? Ini Penjelasannya
- by La Ode Muhammad Rismawan
- Editor H. Atto Raidi
- 21 Jan 2026
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari - Kelapa sering dianggap sebagai bahan alami yang menyehatkan, baik dalam bentuk air, daging, maupun minyaknya. Namun, ada anggapan di masyarakat bahwa konsumsi kelapa, khususnya minyak kelapa, bisa memicu kenaikan kadar kolesterol dalam darah. Pertanyaan ini kerap muncul karena kandungan lemak jenuh dalam produk kelapa yang cukup tinggi.
Menurut jurnal berjudul
“Effects of Coconut Consumption on Lipid Profiles in Humans”, minyak kelapa memang mengandung trigliserida rantai menengah yang dapat meningkatkan kadar kolesterol total dan LDL (kolesterol “jahat”) bila dikonsumsi berlebihan. Meski begitu, penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi moderat dapat meningkatkan HDL (kolesterol “baik”) dan berpotensi memberikan energi tambahan bagi tubuh.Selain itu, efek minyak kelapa pada kolesterol dapat berbeda pada setiap individu. Faktor seperti pola makan, gaya hidup, dan kondisi kesehatan juga memengaruhi respon tubuh terhadap lemak jenuh. Oleh karena itu, tidak semua orang akan mengalami kenaikan kolesterol secara signifikan hanya karena mengonsumsi kelapa atau minyak kelapa.
Para ahli menekankan pentingnya konsumsi seimbang. Menggunakan kelapa atau minyak kelapa sebagai bagian dari diet yang beragam dan sehat umumnya aman, asalkan tidak berlebihan. Dengan pemahaman ini, kelapa tetap dapat dinikmati sebagai bahan alami tanpa menimbulkan risiko kolesterol yang serius.