F1 GP Brazil: Norris Mendominasi, Verstappen Mengejutkan Podium

KBRN, Kendari: Balapan penuh drama dan strategi sengit tersaji di Sirkuit

Grande Prêmio de São Paulo, Brazil, pada Senin dini hari (10/11/2025) pukul 01.00 WITA. Ajang Formula 1 Grand Prix Brazil 2025 menjadi salah satu seri paling krusial menjelang akhir musim, di mana perebutan gelar juara dunia kian panas sebelum menuju tiga seri penutup di Las Vegas, Qatar, dan Abu Dhabi. Pada seri kali ini, Lando Norris tampil dominan dan berhasil meraih kemenangan gemilang yang finish di posisi pertama (P1), sekaligus memperkuat posisinya di puncak klasemen sementara. Pembalap McLaren itu menuntaskan balapan dengan keunggulan waktu sekitar 10 detik di depan Kimi Antonelli, yang tampil memukau dan finish di posisi kedua (P2). Sementara itu, Max Verstappen dari Red Bull sukses membuat kejutan besar dengan finish di podium ketiga (P3), meski start dari pit lane di posisi ke-19 (P19).

START LANCAR TANPA KEKACAUAN: NORRIS LANGSUNG MEMIMPIN, ANTONELLI TAHAN SERANGAN LECLERCBerbeda dengan GP sebelumnya, start kali ini berjalan sangat mulus tanpa insiden besar. Saat lampu start padam, Lando Norris langsung melesat dan mempertahankan posisi pertama (P1) dari Kimi Antonelli (P2) dan Charles Leclerc (P3).Kimi Antonelli menunjukkan ketenangan luar biasa sebagai rookie 18 tahun dengan mempertahankan posisinya dari tekanan keras Charles Leclerc yang terus menempel di awal lap-lap pertama. Di belakang mereka, Oscar Piastri berada di posisi kelima (P5), diikuti Isaac Hadjar (P6) yang terus menekan untuk mencari celah overtake.Namun, drama pertama datang di tikungan 10 lap pertama, ketika Gabriel Bortoleto (Sauber) kehilangan kendali setelah bersenggolan dengan Lance Stroll (Aston Martin). Mobil Bortoleto menabrak pembatas trek, memaksa FIA mengeluarkan Virtual Safety Car (VSC) hingga lap ke-6.Di saat bersamaan, Lewis Hamilton mengalami kerusakan pada sayap depan setelah kontak ringan dengan Franco Colapinto, membuatnya harus masuk pit lebih awal untuk mengganti front wing pada lap ke-2.

LAP 6: INSIDEN PIASRI–ANTONELLI–LECLERC, FERRARI TERPAKSA DNFBegitu VSC berakhir di lap ke-6, balapan kembali sengit. Di tikungan pertama, Oscar Piastri mencoba menyalip Kimi Antonelli dari sisi dalam. Namun Kimi Antonelli menutup jalur terlalu rapat (tidak memberikan ruang), menyebabkan keduanya bersenggolan dan membuat mobil Kimi Antonelli terhempas mengenai mobil Charles Leclerc di belakangnya.Benturan keras itu membuat mobil Ferrari Charles Leclerc rusak parah dan terpaksa DNF (Did Not Finish) hal ini dikarenakan ban depannya terlepas yang membuatnya terpaksa tidak mengikuti balapan, sekaligus Charles Leclerc menjadi korban pertama balapan ini. Sementara Kimi Antonelli dan Oscar Piastri beruntung bisa melanjutkan balapan tanpa kerusakan berarti.Akibat insiden ini, FIA kembali mengeluarkan Virtual Safety Car (VSC) hingga lap ke-9, sementara Oscar Piastri dijatuhi penalti waktu 10 detik yang harus dijalani saat pit stop berikutnya disaat dia berada di posisi 2 (P2), penalti dikarenakan Oscar Piastri yang menyenggol Kimi Antonelli pada tikungan pertama.

STRATEGI PIT DAN DRAMA DI TENGAH BALAPAN: NORRIS DOMINAN, DUO MERCEDES PANASMemasuki pertengahan lomba, strategi pit mulai memainkan peran penting. Max Verstappen, yang start dari pit lane dengan ban Hard, masuk pit lebih awal di lap ke-8 untuk mengganti ke ban Medium. Strategi agresif ini menjadi kunci comeback-nya di paruh kedua balapan.Di lap ke-31, Oscar Piastri sempat memimpin balapan (P1) saat Lando Norris masuk pit untuk mengganti ban Medium. Momentum ini membuat Lando Norris sempat turun ke posisi keempat (P4), di belakang George Russell (P2) dan Max Verstappen (P3).Namun performa Lando Norris tak tertandingi. Dalam dua lap saja, Lando Norris berhasil menyalip Max Verstappen saat memasuki lap ke-33 untuk mengambil posisi 3 (P3).Sementara itu, Oscar Piastri yang sempat memimpin, masuk pit di lap ke-39 untuk mengganti ban Soft sekaligus menjalani penalti 10 detik, membuatnya turun ke posisi kelima (P5) hingga akhir balapan.

DUEL INTERNAL MERCEDES: ANTONELLI TAHAN GEORGE RUSSELLDi lap ke-37, George Russell menyalip Oliver Bearman untuk posisi keempat (P4) dan mulai menekan rekan setimnya Kimi Antonelli di depan. Mercedes sempat menerapkan team order agar George Russell mencoba menyalip Kimi Antonelli, namun pembalap muda asal Italia itu menunjukkan pertahanan yang sangat matang.Di lap ke-48, Kimi Antonelli masuk pit untuk mengganti ban Medium, diikuti George Russell di lap ke-49. Setelah pit, keduanya kembali ke lintasan di posisi 4 dan 5. Kimi Antonelli kemudian menyalip Liam Lawson (P4) di lap ke-50, diikuti George Russell yang juga melewati Lawson satu lap kemudian.Ketika Max Verstappen masuk pit pada lap ke-55, duo Mercedes naik ke posisi 2 (Kimi Antonelli) dan 3 (George Russell). Namun di lap ke-63, Max Verstappen kembali menyalip George Russell untuk posisi ketiga (P3) setelah duel ketat di sektor pertama.Hingga akhir balapan, Kimi Antonelli tetap bertahan di posisi kedua (P2) dengan jarak hanya 0,8 detik di depan Max Verstappen — penampilan yang menegaskan talenta luar biasa rookie 18 tahun tersebut.


MIMPI BURUK FERRARI: DUA MOBIL DNFFerrari kembali mengalami hari buruk. Charles Leclerc menjadi korban awal akibat insiden dengan Kimi Antonelli dan Oscar Piastri di lap kedua yang membuat mobilnya menjadi rusak parah, dimana salah satu ban depannya mengalami kehancuran diakibatkan terlepas, yang mengakibatkan Charles Leclerc terpaksa berhenti balapan pada awal-awal balapan.Sementara Lewis Hamilton, setelah mengganti sayap depan di awal balapan, tak mampu menemukan kecepatan yang kompetitif. Setelah tertahan di posisi 16–18 sepanjang balapan dan sempat disalip oleh Max Verstappen di lap ke-14, Hamilton akhirnya diminta masuk pit di lap ke-40 untuk menghentikan balapan.Ferrari pun harus menerima kenyataan pahit dengan dua mobil DNF sekaligus.

COMEBACK EPIC MAX VERSTAPPEN: DARI P19 KE P3Salah satu sorotan terbesar di GP Brazil 2025 kali ini adalah performa Max Verstappen. Start dari pit lane (P19), ia tampil impresif dan perlahan menyalip satu per satu pembalap di depannya. Ini merupakan momen yang sangat mengejutkan dalam balapan ini, sekaligus momen yang terulang dari tahun 2023, dan 2024 dimana Max Verstappen juga start dari Pit Lane dan berakhir sangat manis.
Setelah melewati Lewis Hamilton di lap ke-13, Max Verstappen terus melesat, hingga sempat memimpin balapan di lap ke-50 sebelum akhirnya masuk pit di lap ke-54 dan turun ke posisi keempat (P4). Dengan manuver cepat dan konsistensi luar biasa, ia kembali merebut posisi ketiga (P3) di lap ke-63, menyalip George Russell.Comeback-nya ini menjadi momen paling menonjol di São Paulo, sekaligus menegaskan mengapa ia masih menjadi ancaman terbesar bagi duo McLaren di perburuan gelar dunia. Dimana posisi 19 (P19) utamanya dalam pit lane jaraknya sangat jauh antara posisi 3 (P3) yang mana bagi pembalap lain ini merupakan hal yang sangat mustahil untuk ditaklukkan, namun bagi Max Verstappen ini bukanlah sesuatu hal yang mustahil. Dimana dia berhasil melakukan overtake pada 15 pembalap di sirkuit ini, yang tentunya menciptakan plot twist pada akhir balapan, yaitu menjadi juara podium ke 3 (P3)

KIMI ANTONELLI CURI PERHATIAN DENGAN FINISH JUARA PODIUM 2 (P2)
Selain Max Verstappen, sorotan besar tertuju pada Kimi Antonelli. Pembalap rookie berusia 18 tahun ini tampil memukau sepanjang GP Brazil 2025. Ia menunjukkan kemampuan bertahan yang luar biasa dari tekanan berbagai arah — mulai dari Charles Leclerc, Oscar Piastri, Max Verstappen, hingga bahkan rekan setimnya sendiri George Russell. Kimi Antonelli memulai balapan dari posisi kedua (P2), dan dengan ketenangan serta kecepatan konstan, ia mampu mempertahankan posisinya dari awal hingga akhir balapan.Keberanian dan kedisiplinan Kimi Antonelli dalam mempertahankan posisi membuat komentator menyebutnya sebagai “anak ajaib Mercedes”. Bahkan ketika ban mulai menurun performanya, Antonelli tetap mampu menjaga ritme balapan dan mempertahankan kecepatan stabil.
KLASIFIKASI DAN DAMPAK BAGI KEJUARAANDengan hasil GP Brazil 2025 ini, Lando Norris tetap berhasil mempertahankan posisinya di puncak klasemen sementara Kejuaraan Dunia Formula 1 dengan total 390 poin, selisih 26 poin dengan rekan setimnya yaitu Oscar Piastri yang berada di posisi kedua klasemen dengan 366 poin. Sementara itu, Max Verstappen yang finish di posisi ketiga (P3) pada balapan kali ini terus menjaga asa perebutan gelar juara dunia dengan perolehan 341 poin di posisi ketiga klasemen, selisih 49 poin dari pemimpin klasemen...Lando Norris. Hasil ini juga memastikan pertarungan gelar dunia 2025 masih terbuka lebar antara tiga pembalap teratas. GP Brazil pun menegaskan dominasi McLaren mendekati akhir musim masih kompetitif. Kemenangan telak Lando Norris dengan gap hampir 10 detik menjadi salah satu kemenangan paling intens mendekati akhir musim 2025, dan menegaskan statusnya "masih" sebagai penantang serius dalam perebutan gelar juara dunia.
MENUJU LAS VEGAS: DUA PAPAYA VS SATU RAKSASADengan hanya tiga seri tersisa — Las Vegas, Qatar, dan Abu Dhabi — perebutan gelar juara dunia Formula 1 musim 2025 semakin menegangkan. Duo Papaya McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri, masih memimpin klasemen dengan dominasi kuat, sementara Max Verstappen sendirian mencoba mengejar untuk meraih gelar juara dunia kelimanya.Apakah McLaren akan menuntaskan musim dengan gelar ganda, atau Max Verstappen akan menciptakan kejutan besar di penghujung musim?Semua jawabannya akan mulai terungkap di GP Las Vegas 2025 akhir pekan depan.

Rekomendasi Berita