Verstappen Tidak Menyangka Podium Ketiga di Sao Paulo

KBRN, Kendari: Max Verstappen mengaku sangat puas setelah berhasil finish ketiga (P3) dalam balapan penuh drama di

Grand Prix Sao Paulo 2025. Start dari pit lane tidak menghalangi pembalap Red Bull asal Belanda itu untuk menorehkan hasil luar biasa di sirkuit Interlagos, Brasil.Max Verstappen sebenarnya memulai dengan baik pada awal lomba, namun keberuntungannya sempat terhenti ketika ia harus masuk ke pit lebih awal akibat ban bocor. Meski begitu, sang juara dunia empat kali itu tampil agresif di lintasan, menyalip banyak pembalap hingga mampu menempel ketat Kimi Antonelli (Mercedes) dalam perebutan posisi kedua (P2) di lap-lap terakhir. Walau gagal menyalip Kimi Antonelli, Max Verstappen tetap puas dengan podium ketiganya (P3) — hasil yang diakuinya tidak pernah terbayangkan sebelum lomba dimulai.“Balapan ini benar-benar intens, penuh aksi,” ujar Verstappen seusai lomba. “Saya harus menyalip banyak mobil karena start dari pit lane, tapi secara keseluruhan kecepatan kami sangat bagus di setiap stint. Saya sama sekali tidak menyangka bisa naik podium, apalagi setelah mengalami ban bocor di awal balapan.” Pembalap Red Bull berusia 28 tahun itu menyebut hasil ini sebagai buah kerja keras seluruh tim yang pantang menyerah.“Hasil ini sungguh luar biasa bagi kami. Saya sangat bangga dengan semua orang di tim. Kemarin adalah hari yang sulit, tapi kami tidak pernah menyerah. Kami terus mencari cara untuk memperbaiki performa, dan hari ini kami menemukannya lagi,” tambahnya. Di fase akhir lomba, Max Verstappen kembali ke pit untuk mengganti ban soft baru, langkah yang membuatnya tampil lebih cepat dan memangkas jarak dengan dua pembalap terdepan.“Saya hanya mencoba menyalip secepat mungkin, karena tidak ingin kehilangan waktu. Tapi beberapa mobil juga berada dalam DRS train, jadi tidak selalu mudah,” jelasnya. “Dengan semua kondisi itu, finis hanya 10 detik dari pemimpin lomba adalah hal luar biasa bagi kami.” Usai balapan, Max Verstappen juga menegaskan bahwa semangat juang timnya menjadi kunci hasil positif ini.“Kami selalu bersama dalam situasi apa pun dan tidak pernah menyerah. Kami memang mengambil risiko, tapi itulah cara kami berkembang. Kami tidak ingin puas di posisi kedua,” tegasnya. Kemenangan Lando Norris (P1) dan finish kedua Kimi Antonelli (P2) membuat Max Verstappen kini tertinggal 49 poin dari Norris dalam klasemen sementara pembalap, serta 25 poin di belakang Oscar Piastri. Sementara itu, hasil podium ini turut membantu Red Bull naik ke posisi ketiga klasemen konstruktor, memanfaatkan momen mundurnya dua mobil Ferrari. Meski demikian, Max Verstappen tidak ingin terlalu jauh berharap pada peluang gelar juara musim ini. “Saya rasa terlalu banyak poin untuk bisa mengejar dengan realistis,” ujarnya. “Kami kehilangan terlalu banyak poin di awal hingga pertengahan musim. Sekarang fokus kami adalah tampil sebaik mungkin di setiap akhir pekan, menikmati momen positif seperti ini, dan memahami hal-hal yang bisa kami tingkatkan.” Dengan empat balapan tersisa, Max Verstappen tetap menunjukkan semangat juang tinggi, menegaskan bahwa meski peluang juara tipis, performa konsisten dan mental pantang menyerah masih menjadi DNA utama Red Bull di musim 2025.

Rekomendasi Berita