Leclerc Berharap Ferrari Bangkit Usai Musim 2025 Mengecewakan
- by Kasembadan Putro Yuda Sihwidianto
- Editor Gafar
- 15 Des 2025
- Kendari
KBRN, Kendari : Charles Leclerc harus puas mengakhiri musim Formula 1 2025 dengan hasil pahit-manis usai finish keempat (P4) di Grand Prix Abu Dhabi, meski sempat memberikan tekanan serius kepada Lando Norris yang sedang memburu gelar juara dunia.
Charles Leclerc tampil agresif sejak lampu start padam di Yas Marina, Abu Dhabi. Ia langsung melewati George Russell dan berada tepat di belakang Lando Norris, bahkan sempat berada dalam jarak DRS. Kondisi ini membuat kubu McLaren berada dalam tekanan, mengingat Lando Norris wajib finish podium (P1) untuk mengunci gelar juara dunia.
Ferrari mencoba memanfaatkan momen tersebut lewat strategi undercut, namun rencana itu gagal berjalan sesuai harapan. Lando Norris mampu mempertahankan posisinya dan perlahan membuka jarak, membuat Charles Leclerc kehilangan peluang untuk kembali menyerang secara langsung.
Sepanjang sisa balapan, pembalap asal Monako itu bertahan di posisi keempat (P4). Meski beberapa kali jarak dengan Lando Norris sempat menipis, Charles Leclerc tidak pernah cukup dekat untuk melancarkan manuver penyalipan. Finish P4 menjadi hasil akhirnya—cukup solid, tetapi jauh dari harapan pribadi.
“Saya dan tim sudah melakukan segalanya dengan maksimal hari ini,” kata Leclerc. “Namun kenyataannya, posisi keempat adalah hasil terbaik yang bisa kami raih.”Ia mengakui bahwa targetnya adalah menutup musim dengan podium, sebagai hadiah untuk seluruh tim Ferrari. “Ada beberapa momen di mana saya cukup dekat dengan Lando, tetapi tidak pernah cukup untuk menyerang.”
Lebih jauh, Charles Leclerc menyebut musim 2025 sebagai periode yang mengecewakan bagi Ferrari. Tim asal Maranello gagal mencatat kemenangan Grand Prix, meski sempat mencicipi kemenangan Sprint melalui Lewis Hamilton. Secara individu, Charles Leclerc mengoleksi satu pole position dan tujuh podium, namun hanya mampu finish kelima (P5) di klasemen akhir pembalap.
“Selama musim berjalan, Anda selalu berusaha menjaga motivasi dan fokus pada hal-hal positif,” ungkap Leclerc. “Tetapi saat semuanya berakhir, barulah rasa kecewa itu benar-benar terasa.” Ferrari menutup musim di peringkat keempat konstruktor, mencerminkan performa yang tidak konsisten. Namun, Charles Leclerc melihat sisi optimistis dari keputusan tim yang lebih awal mengalihkan fokus ke pengembangan mobil 2026.
“Kami tahu musim ini sangat sulit, tetapi motivasi kami tetap tinggi karena peluang besar ada di depan,” jelasnya. “Sekarang semua tergantung pada bagaimana kami memaksimalkan kesempatan itu.” Sebagai catatan positif, Charles Leclerc berhasil tampil lebih konsisten dibandingkan Lewis Hamilton, unggul 86 poin dari rekan setimnya tersebut. Dengan era regulasi baru yang segera dimulai, Charles Leclerc dan Ferrari berharap musim depan menjadi titik balik untuk kembali bersaing di papan atas Formula 1. Kata Kunci / Tags
F1
F1 2025
F1 Race
F1 Race 2025
F1 Abu Dhabi
F1 Abu Dhabi 2025
F1 Yas Marina Circuit
F1 Yas Marina Circuit 2025
F1 Ferrari
F1 Scuderia Ferrari
Balapan F1
Balapan F1 2025
Balapan F1 Abu Dhab
Balapan F1 Abu Dhabi 2025
Balapan F1 Sirkuit Yas Marina
Balapan F1 Sirkuit Yas Marina 2025
Scuderia Ferrari
Ferrari
Charles Leclerc
Charles
Leclerc
Abu Dhabi
Abu Dhabi 2025
Yas Marina
Yas Marina 2025
Motosport
Otosport
Sport
olahraga
balapan
Olahraga Balapan
2025