Fenomena Kejang Demam Pada Anak Dan Cara Mengatasinya
- by Miftachul Kharom
- Editor Dayati
- 19 Jan 2026
- Madiun
RRI.CO.ID,Madiun – Cemas, panik dan juga khawatir pasti dirasakan orangtua ketika sang buah hati mengalami kejang demam. Kondisi yang sering dialami bayi dan balita. Hal ini akan sangat berbahaya jika tidak segera di tangani dengan tepat. Oleh karenanya penting bagi kedua orangtua memahami cara tepat untuk mengatasi kejang demam pada anak.
“Kejang demam atau lebih dikenal dengan penyakit step pada anak terjadi akibat kenaikan suhu tubuh atau demam yang tinggi. Demam tinggi umumnya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Biasanya, kejang demam kebanyakan dialami bayi usia 6 bulan hingga anak berusia 5 tahun”, dikatakan dr. Amelia Sholikhah, Sp.A. Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit Paru Manguharjo (RSPM) Provinsi Jawa Timur saat menjadi narasumber acara Madiun Raya Menyapa di PRO 1 RRI Madiun, Senin 19 Januari 2026.
Dikatakan dr. Amel bahwa penyebab kejang demam murni karena demam yang tinggi. Impulse didalam otak meningkat dan lebih aktif. Ciri-ciri kejang demam biasanya disertai dengan henti nafas, mengeluarkan busa karena mengeluarkan air liur.
Dikutip dari laman halodoc.com Kejang demam sendiri terdiri dari kejang demam sederhana dan kompleks. Kejang demam sederhana terjadi pada seluruh bagian tubuh dan tidak berulang dalam waktu 24 jam. Durasi kejang ini hanya berlangsung beberapa detik hingga kurang dari 15 menit.
Sementara kejang demam kompleks biasanya hanya timbul pada salah satu bagian tubuh, misalnya tangan dan kaki kiri saja. Selain itu, kejang dapat berulang dalam periode 24 jam dan berlangsung lebih dari 15 menit.
Langkah preemptif orang tua agar anak tidak mengalami kejang saat demam adalah dengan memberikan nutrisi yang cukup kepada anak, melengkapi semua tahapan imunisasi. Namun, jika sudah mengalami kejang demam, dokter Amel memberikan tips mengatasi kejang demam yang bisa dilakukan orangtua
“Langkah mudahnya dengan meletakkan anak dialas yang datar dan tidak yang lunak, jika ada indikasi akan muntah tubuh anak bisa dikondisikan miring, longgarkan pakaian, langsung ambil kompres hangat, kompres seluruh tubuh, dan yang terakhir jika ada obat demam yang dimasukkan dari anus langsung saja diberikan” Pungkas dokter Amel