UM Masih Butuh 100 Dosen untuk Perkuat Tridarma
- by Hanum Oktavia
- Editor Syamsuddin
- 14 Jan 2026
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Universitas Negeri Malang (UM) masih membutuhkan tambahan dosen dalam jumlah yang cukup signifikan guna memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pendidikan, penelitian, dan inovasi.
Rektor UM, Prof. Hariyono mengungkapkan, jumlah dosen UM saat ini masih relatif terbatas. Oleh karena itu, kampus membutuhkan sekitar 100 dosen tambahan, baik dosen tetap maupun dosen tidak tetap.
“Kebutuhan dosen tersebut telah dipetakan secara detail, terutama pada program studi yang dosennya akan memasuki masa pensiun pada tahun ini maupun tahun depan,” katanya, Rabu (14/1/2026).
Selain itu, pemetaan juga dilakukan berdasarkan rasio dosen dan mahasiswa yang dinilai belum ideal di sejumlah program studi.
“Kami sudah memetakan prodi-prodi yang dosennya akan pensiun serta prodi dengan rasio dosen dan mahasiswa yang kurang ideal. Ini menjadi prioritas penambahan dosen,” jelasnya.
Prof. Hariyono menegaskan bahwa rasio dosen dan mahasiswa yang terlalu tinggi dapat berdampak pada kualitas pembelajaran dan pengembangan riset. Jika rasio tersebut tidak segera diperbaiki, dosen akan memiliki keterbatasan ruang dan waktu untuk melakukan penelitian.
“Harapan kami, idealnya dosen hanya mengajar antara 16 sampai 24 SKS. Dengan begitu, waktu lainnya bisa dimanfaatkan untuk riset, publikasi ilmiah, dan pengembangan inovasi,” katanya.
Ia menambahkan, penguatan kapasitas dosen juga sejalan dengan target Kementerian agar perguruan tinggi mampu mendorong hilirisasi hasil riset. Hilirisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan income generating UM sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH).
“Target dari Pak Menteri adalah bagaimana hasil-hasil riset bisa dihilirisasi. Ini penting agar income generating UM sebagai PTN-BH semakin meningkat,” pungkas Prof. Hariyono.