Kurma Ajwa, Buah Istimewa dengan Kandungan Antioksidan Tinggi
- by Tjia Markus Tenny
- Editor Richard Kundiman
- 18 Jan 2026
- Manado
RRI.CO.ID, Manado - Kurma Ajwa dikenal luas sebagai salah satu jenis kurma paling istimewa, terutama di kalangan umat Muslim. Kurma yang sering dijuluki sebagai
“kurma nabi” ini tidak hanya memiliki nilai religius, tetapi juga menyimpan beragam manfaat kesehatan berkat kandungan nutrisinya yang melimpah. Tak heran, setiap memasuki bulan Ramadan, kurma Ajwa menjadi salah satu komoditas yang paling banyak diburu, meskipun harganya relatif lebih mahal dibandingkan jenis kurma lainnya.Dikutip dari laman polri.go.id kurma Ajwa kaya akan serat, kalium, magnesium, zat besi, serta antioksidan yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Konsumsi kurma Ajwa secara rutin dengan porsi yang tepat dipercaya dapat membantu menjaga kesehatan jantung, melancarkan pencernaan, mencegah sembelit, meningkatkan energi, memperkuat sistem imun, mengontrol kadar gula darah, hingga mencegah anemia. Bahkan, dalam tradisi Islam, kurma Ajwa dipercaya memiliki keutamaan khusus, seperti menangkal racun dan gangguan sihir apabila dikonsumsi pada pagi hari.
Selain manfaat kesehatannya, kurma Ajwa juga digemari karena rasanya yang manis alami dengan tekstur lembut. Karakteristik inilah yang membuat kurma Ajwa disukai oleh berbagai kalangan, baik anak-anak maupun orang dewasa. Kurma ini banyak ditemukan berasal dari wilayah Timur Tengah, khususnya Madinah, serta tersebar di berbagai kawasan seperti Afrika, India, Pakistan, Eropa Selatan, hingga Amerika Selatan.
Secara botani, pohon kurma termasuk tanaman jenis palma yang dapat tumbuh hingga mencapai tinggi 30–35 meter. Pohon ini umumnya mulai berbuah setelah berusia 6–16 tahun dan memiliki dua jenis kelamin, yaitu jantan dan betina. Buah kurma berbentuk lonjong dengan ukuran sekitar 2–7,5 cm dan memiliki variasi warna, mulai dari cokelat gelap, kemerahan, hingga kuning muda, serta memiliki biji di bagian tengahnya.
Kurma merupakan buah yang mengandung gula alami dalam jumlah tinggi, seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Pada kurma Ajwa, keseimbangan kadar glukosa dan fruktosa menjadikannya sumber energi yang baik bagi tubuh. Berdasarkan penelitian, kurma Ajwa mengandung sekitar 44–88 persen karbohidrat, protein sebesar 2,3–5,6 persen, lemak 0,2–0,5 persen, serta berbagai mineral dan vitamin penting.
Kurma Ajwa juga diketahui memiliki kandungan vitamin A, vitamin C, serta tanin dengan konsentrasi yang cukup tinggi dibandingkan jenis kurma lainnya. Tanin sendiri bersifat anti-infeksi dan anti-inflamasi, sementara kandungan kalsium berperan penting dalam pertumbuhan gigi. Zat besi dan kalium di dalam kurma Ajwa berfungsi membantu menetralkan cairan tubuh, terutama saat berada dalam kondisi asam.
Yang membuat kurma Ajwa semakin istimewa adalah kandungan polifenolnya. Polifenol pada kurma Ajwa mencapai sekitar
455,88 mg per 100 gram, lebih tinggi dibandingkan buah kering lainnya. Kandungan ini berperan sebagai antioksidan kuat yang melindungi jaringan tubuh (tissue protective effect) dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, kandungan selenium dalam jumlah rendah pada kurma juga diketahui memiliki efek antimutagenik dalam melawan mutagen dan karsinogen.1. Mengatasi sembelit
Perubahan pola makan selama berpuasa sering memicu sembelit. Kurma Ajwa yang kaya serat, prebiotik, dan polifenol dapat membantu melancarkan pencernaan serta mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus.
2. Menambah energi
Kandungan gula dan kalori yang tinggi menjadikan kurma Ajwa sebagai sumber energi alami yang sangat baik untuk menemani ibadah puasa, sehingga tubuh tidak mudah lelah.
3. Memperkuat imunitas tubuh
Antioksidan seperti antosianin dan polifenol, serta vitamin A, C, dan zinc, membantu meningkatkan daya tahan tubuh dalam melawan kuman dan virus.
4. Mengendalikan kadar gula darah
Meski manis, polifenol dalam kurma Ajwa mampu membantu mencegah lonjakan gula darah setelah makan, asalkan dikonsumsi dalam jumlah wajar.
5. Mencegah pikun
Antioksidan pada kurma Ajwa membantu menjaga aliran darah ke otak dan memelihara sel saraf yang berperan dalam daya ingat dan konsentrasi.
6. Mencegah penyakit kronis
Kandungan antioksidan yang tinggi membantu melawan radikal bebas penyebab penyakit jantung, kanker, dan diabetes.
7. Menambah produksi ASI
Kurma Ajwa dikenal sebagai ASI booster karena kandungan nutrisi yang mendukung produksi hormon oksitosin dan prolaktin.
8. Mencegah anemia
Kandungan zat besi dalam kurma Ajwa membantu mencegah anemia defisiensi besi jika dikombinasikan dengan sumber zat besi lainnya.
9. Menurunkan kolesterol
Senyawa phytosterol pada kurma Ajwa membantu menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat), sehingga risiko penyakit jantung dan stroke dapat ditekan.
Dengan beragam manfaat tersebut, kurma Ajwa memang layak menjadi pilihan utama, terutama saat bulan Ramadan. Namun, kurma Ajwa tidak hanya bisa dinikmati saat puasa saja. Ketersediaannya yang hampir sepanjang tahun membuat kurma ini dapat dikonsumsi kapan pun sebagai bagian dari pola hidup sehat. Kaya nutrisi, tinggi antioksidan, serta memiliki nilai religius dan kesehatan yang kuat, kurma Ajwa bukan sekadar buah manis, melainkan juga sumber kebaikan bagi tubuh.
(Tetty B Pangemanan)