Rebusan Kayu Manis Herbal Ajaib untuk Tubuh Sehat

RRI.CO.ID, Manado - Kayu manis atau

Cinnamomum, rempah yang dikenal karena aroma khasnya yang manis dan pedas, ternyata menyimpan beragam manfaat kesehatan yang tak bisa diabaikan. Berasal dari kulit bagian dalam pohon kayu manis yang dikeringkan, rempah ini telah digunakan manusia sejak ribuan tahun lalu, termasuk di Mesir Kuno sekitar 5.000 tahun silam. Kini, selain sebagai bumbu dapur, kayu manis juga digunakan dalam bentuk air rebusan untuk tujuan medis dan kesehatan.

Menurut informasi yang dikutip dari laman resmi polri.go.id air rebusan kayu manis memiliki kandungan antioksidan tinggi, bahkan lebih tinggi dibandingkan cengkeh dan oregano. Antioksidan dan sifat antiinflamasi yang terkandung dalam rempah ini diyakini dapat membantu mencegah berbagai penyakit, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, hingga mendukung kesehatan jantung. Berikut sejumlah manfaat kayu manis yang telah diketahui:

1. Menurunkan Berat Badan


Air rebusan kayu manis mampu meningkatkan metabolisme tubuh dan pembakaran lemak. Tanaman herbal ini dapat meningkatkan thermogenesis atau produksi panas tubuh hingga 20 persen, sehingga tubuh membakar lebih banyak kalori. Selain itu, kayu manis juga diketahui dapat mengurangi nafsu makan serta membantu tubuh mencerna lemak dan karbohidrat, mencegah akumulasi lemak berlebih.

2. Baik untuk Pengidap Diabetes


Bagi penderita diabetes, kayu manis dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Kandungan dalam rempah ini mampu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi resistensi insulin. Dengan begitu, gula dalam darah dapat diubah menjadi energi secara lebih efisien, sehingga kadar gula darah menjadi lebih stabil.

3. Meredakan Kram Menstruasi


Sifat antispasmodik atau antikejang dalam kayu manis membantu meredakan kram menstruasi. Minum satu cangkir air rebusan kayu manis secara rutin setiap hari bisa menjadi cara alami mengurangi rasa sakit akibat menstruasi.

4. Meningkatkan Kekebalan Tubuh


Antioksidan polifenol dan proanthocyanidins yang terkandung dalam kayu manis dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Rempah ini memiliki sifat antivirus, antibakteri, dan antijamur, yang membantu mengurangi risiko infeksi dan gangguan kesehatan, termasuk masalah pernapasan dan penyakit jantung.

5. Mengatasi Kista Ovarium


Kayu manis juga bermanfaat bagi wanita yang mengalami sindrom ovarium polikistik (PCOS), gangguan hormonal yang menyebabkan pembentukan kista pada ovarium. Konsumsi air rebusan kayu manis dapat membantu mengurangi ukuran kista dan menormalkan siklus menstruasi.

6. Potensi Mengatasi HIV


Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kayu manis varietas Cassia dapat membantu melawan virus HIV-1, jenis HIV yang paling umum pada manusia. Meski demikian, penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memastikan efektivitasnya secara klinis.

7. Mengurangi Peradangan dan Nyeri Sendi


Sifat antiinflamasi kayu manis bermanfaat bagi penderita radang sendi atau nyeri sendi kronis. Rempah ini meningkatkan sirkulasi darah dan menghambat perkembangan peradangan, sehingga rasa sakit dapat berkurang.

8. Mempercepat Penyembuhan Luka Kronis


Senyawa antimikroba dalam kayu manis membantu mempercepat proses penyembuhan luka, terutama jika dikombinasikan dengan peppermint. Kombinasi ini diyakini efektif dalam mengatasi luka kronis.

9. Menurunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular


Kayu manis mengandung Cinnamaldehyde, senyawa yang mampu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan fungsi jantung. Konsumsi rutin 1,5 gram kayu manis per hari dapat menurunkan kadar trigliserida, kolesterol total, dan kolesterol jahat, sehingga risiko penyakit kardiovaskular berkurang.

10. Potensi Pencegahan Multiple Sclerosis


Sifat antiinflamasi kayu manis dapat membantu mengurangi keparahan multiple sclerosis, penyakit yang menyerang sistem saraf pusat. Rempah ini juga berperan dalam melindungi sel T regulator yang mengatur sistem kekebalan tubuh.

11. Mengatasi Masalah Lambung


Kayu manis efektif meredakan gejala gastritis atau peradangan pada dinding lambung. Namun, penderita disarankan tetap menghindari makanan pedas, berlemak, berminyak, dan minuman berkafein.

12. Menurunkan Risiko Penyakit Neurodegeneratif


Kandungan tertentu dalam kayu manis diyakini mampu menghambat penumpukan protein di otak, salah satu ciri penyakit Alzheimer. Rempah ini dapat melindungi neuron, menormalkan kadar neurotransmitter, dan meningkatkan fungsi motorik. Studi klinis lebih lanjut tetap dibutuhkan.

13. Melindungi Tubuh dari Kanker


Secara umum, kayu manis berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker dan pembuluh darah pada tumor, sehingga dapat memicu kematian sel kanker.

Seiring dengan semakin populernya pengobatan berbasis herbal, kayu manis hadir sebagai salah satu pilihan alami yang dapat mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh. Meski demikian, pakar kesehatan tetap menekankan pentingnya konsumsi yang bijak dan konsultasi medis sebelum memanfaatkannya sebagai terapi tambahan.

Dengan sejarah panjang penggunaannya dan bukti ilmiah yang terus berkembang, kayu manis tidak hanya menjadi bumbu dapur yang memperkaya aroma makanan, tetapi juga menjadi minuman herbal yang kaya manfaat bagi kesehatan.

Rekomendasi Berita