Dua Sisi AI dalam Kehidupan Modern

RRI.CO.ID, Manokwari :Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini semakin banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi ini hadir di berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, pekerjaan, hingga media sosial. Penggunaan AI membawa banyak manfaat, namun juga memiliki dampak yang perlu diwaspadai.

Salah satu kebaikan AI adalah membantu manusia bekerja lebih cepat dan mudah. AI dapat mengolah data, menjawab pertanyaan, serta membantu menyelesaikan tugas dengan efisien. Di bidang pendidikan, AI membantu siswa belajar secara mandiri. Sementara di bidang kesehatan, AI dapat membantu tenaga medis dalam membaca data dan mendeteksi penyakit.

AI juga mendorong kreativitas dan inovasi. Banyak orang memanfaatkan AI untuk membuat tulisan, desain, dan ide usaha. Hal ini sangat membantu pelaku usaha kecil dan kreator konten dalam mengembangkan karyanya.

Namun di balik manfaat tersebut, AI juga memiliki keburukan. Penggunaan AI secara berlebihan dapat membuat manusia menjadi malas berpikir dan bergantung pada teknologi. Selain itu, beberapa jenis pekerjaan berisiko tergantikan oleh mesin, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan berkurangnya lapangan kerja.

Keburukan lain adalah potensi penyalahgunaan AI, seperti penipuan online, penyebaran berita bohong, dan manipulasi foto atau video. Jika masyarakat tidak memiliki literasi digital yang baik, dampak ini bisa merugikan banyak pihak.

Oleh karena itu, penggunaan AI harus dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab. AI sebaiknya dijadikan alat bantu, bukan pengganti peran manusia sepenuhnya. Dengan pemahaman dan pengawasan yang baik, AI dapat memberikan manfaat besar tanpa mengabaikan nilai kemanusiaan.

Sumber : Berbagai sumber

Rekomendasi Berita