Isu Pemindahan CFD Resahkan Pelaku UMKM Dompu

KBRN Dompu: Isu rencana Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, untuk mengalihkan kegiatan Car Free Day (CFD) dari Jalan Sukarno–Hatta ke kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Karijawa menuai keresahan di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Selama tiga tahun terakhir, kawasan Jalan Sukarno–Hatta menjadi pusat aktivitas CFD sekaligus ruang ekonomi bagi ratusan pelaku UMKM yang menggantungkan pendapatan dari kegiatan tersebut. Wacana pemindahan lokasi dinilai berpotensi mengganggu stabilitas usaha yang telah terbentuk.

Salah satu pelaku UMKM CFD Sukarno–Hatta, Aminah, mengaku khawatir jika rencana tersebut benar-benar direalisasikan. Menurutnya, ada sejumlah aspek krusial yang belum dipertimbangkan secara matang oleh pemerintah daerah.

“Kalau dipindahkan ke RTH Karijawa, pasti akan terjadi rebutan lapak. UMKM yang sudah lama berjualan di CFD Sukarno–Hatta harus bersaing dengan pedagang baru yang memang membidik lokasi RTH,” katanya, Senin (5/1/2026).

Aminah menilai, keberadaan RTH Karijawa justru akan memunculkan banyak pelaku UMKM baru, termasuk pedagang lokal yang selama ini tidak terdaftar dalam kegiatan CFD di Jalan Sukarno–Hatta. Kondisi tersebut dikhawatirkan memicu konflik kepentingan antarpedagang.

“Bisa saja berujung konflik fisik kalau tidak diatur dengan baik. Semua ingin mendapatkan tempat strategis,” katanya.

Aminah menegaskan, Jalan Sukarno–Hatta selama ini merupakan lokasi CFD yang sangat strategis. Selain mudah diakses masyarakat, kawasan tersebut telah berhasil melahirkan dan menumbuhkan banyak UMKM baru yang berkembang pesat.

Atas dasar itu, para pelaku UMKM berharap seluruh kegiatan, baik event pemerintahan maupun swasta yang selama ini digelar di area CFD Jalan Sukarno–Hatta tetap dipusatkan di lokasi tersebut. Mereka juga meminta agar kegiatan rutin pada Minggu pagi tidak dialihkan ke RTH Karijawa.

“CFD Sukarno–Hatta sudah menjadi ruang hidup kami. Kami berharap pemerintah mempertahankan lokasi ini dan tidak memindahkan kegiatan Minggu pagi ke RTH Karijawa,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Dompu belum memberikan keterangan resmi terkait rencana pemindahan lokasi CFD tersebut. Para pelaku UMKM berharap adanya dialog terbuka sebelum kebijakan apa pun ditetapkan, agar tidak menimbulkan dampak sosial dan ekonomi di kemudian hari.


Rekomendasi Berita