Bunkasai Jadi Wadah Kreativitas Pelajar SMKN 3 Medan

  • by
  • Editor Joko Saputra
  • 18 Jan 2026
  • Medan

RRI.CO.ID, Medan: Sejumlah guru pendamping dari SMKN 3 Medan, mengapresiasi pelaksanaan Lomba Presentasi Bahasa Jepang tingkat daerah Sumatera Utara dan Aceh bagi siswa SMA/SMK dan MA, serta Festival Budaya Jepang (Bunkasai) di SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan, Sabtu, 17 Januari 2026. Kegiatan tersebut dinilai memberikan ruang positif bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan, minat, dan bakat di luar pembelajaran formal di kelas.

Guru pendamping SMKN 3 Medan, Sri Lestari, S.S, mengatakan Bunkasai menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang efektif, khususnya bagi siswa yang memiliki ketertarikan terhadap bahasa dan budaya Jepang. Melalui berbagai perlombaan seperti presentasi Bahasa Jepang, shodou, manga, cosplay, hingga seiyuu, siswa dapat menyalurkan kreativitas sekaligus melatih keberanian tampil di depan umum.

“Kami tentu bangga melihat antusiasme siswa selama persiapan lomba dan tidak menjadi masalah jika belum meraih juara pertama, karena semua membutuhkan proses. Terpenting, mereka berani tampil dan itu sudah menjadi kebanggaan tersendiri. Juara hanyalah bonus, yang utama adalah semangat belajar siswa terus terjaga,” ujar wanita yang akrab disapa Tari Sensei.

Sementara guru pendamping lainnya, Krida Rizki Arahmad, S.S menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa siswa SMK mampu bersaing dan berprestasi dalam ajang akademik maupun kebudayaan. Keikutsertaan siswa dalam Bunkasai juga berdampak positif terhadap pembentukan karakter, seperti disiplin, kepercayaan diri, serta kemampuan bekerja sama.

“Capaian ini membuktikan siswa SMK mampu bersaing dan berprestasi. Keikutsertaan dalam Bunkasai juga membentuk karakter siswa, seperti disiplin dan kepercayaan diri,” ujar pria yang akrab disapa Rizki Sensei.

Selain itu, pelaksanaan Bunkasai yang digelar secara bergilir di berbagai sekolah di Sumatera Utara memberikan pengalaman baru bagi siswa. Mereka tidak hanya mengikuti perlombaan, tetapi juga belajar beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda serta memperluas wawasan dan jejaring pertemanan antarsekolah.

Tari Sensei dan Rizki Sensei berharap kegiatan Bunkasai dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak sekolah. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi pelajar yang kreatif, percaya diri, serta memiliki kemampuan bahasa asing dan pemahaman budaya yang baik.

Dalam kegiatan tersebut, ada sekitar 21 siswa siswi SMKN 3 Medan yang berpartisipasi dan berhasil menorehkan sejumlah prestasi. Juara Harapan I Lomba Presentasi Bahasa Jepang, Juara Harapan III cabang

Shodou (kaligrafi huruf Jepang), Juara III Lomba Manga (komik Jepang), serta Juara III Lomba Seiyuu atau dubbi ng Bahasa Jepang.

Rekomendasi Berita