5 Cara Simpel Mengurangi Overthinking Di Jam Rawan

RRI.CO.ID, Meulaboh : Fenomena overthinking atau berpikir berlebihan di "jam rawan" malam hari masih menjadi tantangan kesehatan mental bagi banyak orang. Sabtu(17/1/2026)

Dilansir dari berbagai sumber, keheningan malam sering kali membuat pikiran cemas tentang masa depan maupun penyesalan masa lalu terasa lebih nyata dan sulit dikendalikan.

Malam hari bukanlah waktu yang ideal untuk memecahkan masalah kompleks karena energi mental yang sudah terkuras sepanjang hari, berikut adalah beberapa cara praktis untuk menghentikan putaran pikiran berlebih saat jam rawan yaitu larut malam:

1. Metode Brain Dump

Salah satu cara paling efektif adalah menuliskan semua kekhawatiran ke dalam buku catatan atau aplikasi seperti Google Keep. Dengan menuangkan pikiran ke dalam bentuk tulisan, otak akan merasa beban tersebut sudah "tersimpan" secara aman, sehingga frekuensi berpikir berlebih bisa berkurang.

2. Teknik Pernapasan dan Relaksasi

Latihan pernapasan dalam, seperti teknik 4-7-8, terbukti dapat menurunkan detak jantung dan menenangkan sistem saraf yang tegang. Fokus pada aliran napas membantu menarik kesadaran kembali ke saat ini (present moment) daripada melayang ke skenario buruk yang belum tentu terjadi.

3. Tentukan "Waktu Khawatir" Terbatas

Jangan biarkan kecemasan mengontrol waktu istirahat Anda. Berikan waktu khusus, misalnya 10 menit di sore hari, untuk memikirkan masalah secara mendalam. Jika pikiran itu muncul lagi di malam hari, katakan pada diri sendiri: "Saya sudah memikirkannya tadi, dan akan melanjutkannya besok pagi".

4. Hindari Paparan Layar dan Berita Negatif

Di tahun 2026 ini, konsumsi informasi digital yang tidak terbatas sering kali memicu kecemasan. Batasi penggunaan gawai setidaknya satu jam sebelum tidur. Sebagai gantinya, Anda bisa mendengarkan musik yang menenangkan atau meditasi terpandu melalui aplikasi seperti Insight Timer.

5. Fokus pada Hal yang Bisa Dikontrol

Alih-alih mencemaskan hal di luar kendali, cobalah membuat daftar rencana kecil (to-do list) untuk keesokan harinya. Memecah tugas besar menjadi langkah-langkah kecil membantu memberikan rasa kendali dan mengurangi kecemasan akan ketidakpastian.


Menjaga kesehatan emosional dan psikologis di tahun 2026 bukan lagi sekadar pilihan, melainkan prioritas untuk produktivitas dan kebahagiaan yang berkelanjutan. Jika overthinking sudah sangat mengganggu kualitas hidup, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga profesional atau psikolog terdekat.

Rekomendasi Berita