Masker Jadi Pelindung Utama dari Polusi Asap
- by T. Fadil Tarmizi.penyiar
- Editor Anwar Yunus
- 19 Jan 2026
- Meulaboh
\RRI.CO.ID, Meulaboh : Penggunaan masker memang menjadi langkah preventif paling krusial untuk melindungi saluran pernapasan dari dampak buruk polusi asap. Berikut adalah panduan ringkas agar perlindungan lebih maksimal:
1. Pilih Jenis Masker yang Tepat
Tidak semua masker mampu menyaring partikel halus (PM2.5) dari asap kebakaran:
- Masker N95/KN95/P100: Sangat direkomendasikan karena mampu menyaring hingga 95-99% partikel mikroskopis.
- Masker Bedah: Kurang efektif untuk polusi asap karena tidak rapat di sisi wajah, namun tetap lebih baik daripada tidak memakai masker sama sekali untuk menahan partikel besar.
- Masker Kain: Tidak disarankan untuk polusi asap karena pori-pori kain terlalu besar untuk menyaring partikel halus.
2. Pastikan Penggunaan yang Benar (
Fit Test)Masker hanya akan berfungsi optimal jika terpasang rapat tanpa celah. Pastikan bagian kawat di atas hidung ditekan mengikuti bentuk hidung dan tali pengait terpasang kencang agar udara tidak masuk melalui samping masker.
3. Ganti Secara Berkala
Masker memiliki masa pakai terbatas. Jika masker sudah lembap, kotor, atau berubah bentuk, segera ganti dengan yang baru. Untuk penggunaan di area dengan polusi tinggi, disarankan mengganti masker setiap 8 jam atau segera setelah terasa sulit bernapas.
4. Lindungi Kelompok Rentan
Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta individu dengan penyakit jantung atau paru (seperti asma) harus lebih disiplin menggunakan masker dan membatasi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk.
Untuk memantau kualitas udara secara
real-time di wilayah Anda, Anda dapat memeriksa aplikasi IQAir atau Nafas Indonesia guna menentukan kapan waktu paling berisiko untuk berada di luar rumah