Kemenag-Nisel Pastikan Dukung Penerapan Kurikulum Sesuai Kebutuhan Daerah

RRI.CO.ID, Nias Selatan - Kementerian Agama Kabupaten Nias Selatan memastikan tetap mendukung penerapan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan daerah. Hal itu ditegaskan Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias Selatan, Mila Karmila Sitompul, S.Pd.I., M.M., saat menjadi narasumber dalam kegiatan pengambilan video praktik baik yang dilaksanakan oleh Tim KREASI.



Pengambilan video tersebut dilaksanakan di ruang Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias Selatan, Rabu 14 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mendokumentasikan bukti lapangan terkait implementasi kurikulum dan sistem penilaian di satuan pendidikan sebagai bahan advokasi kebijakan.

Mila Karmila menjelaskan berbagai langkah yang telah dilakukan Kementerian Agama Kabupaten Nias Selatan dalam mendukung penerapan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan daerah. Ia menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai kearifan lokal tanpa mengabaikan standar nasional pendidikan.

"Pendekatan ini penting agar pembelajaran tetap relevan bagi peserta didik," ujar Mila Karmila seperti dilansir dari Humas Kemenag Nias Selatan. Ia juga menyampaikan dukungan Kementerian Agama terhadap berbagai praktik baik yang telah berkembang di sekolah-sekolah keagamaan.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara kebijakan pusat dan inovasi di tingkat satuan pendidikan menjadi kunci dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Pendampingan yang berkelanjutan terus dilakukan agar praktik baik tersebut dapat dikembangkan secara optimal.

Terkait pelaksanaan Program KREASI, pihaknya memberikan apresiasi atas dampak positif yang dirasakan oleh guru dan peserta didik. Ia menilai terjadi peningkatan kualitas pembelajaran serta semangat belajar siswa sejak program tersebut diterapkan.

"Dampak positif ini tidak hanya terlihat pada aspek akademik, tetapi juga pada perkembangan sikap dan karakter peserta didik," ungkapnya. "Tapi masih ada sejumlah tantangan yang dihadapi dalam peningkatan mutu pendidikan, terutama terkait keterbatasan infrastruktur dan pemerataan sumber daya."

Mila Karmila berharap informasi ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para pemangku kebijakan dalam merumuskan solusi yang tepat. Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dinilai sangat diperlukan.

Rekomendasi Berita