Majukan Masyarakat, Pemdes Bawofanayama Serius Kembangkan Bidang Pendidikan

RRI.CO.ID, Nias Selatan - Salah satu upaya Pemerintah Desa Bawofanayama Kecamatan Fanayama Kabupaten Nias Selatan dalam memajukan masyarakatnya adalah melalui Pendidikan. Sebab dengan Pendidikan maka tidak hanya meningkatkan kualitas SDM namun juga membuka kesempatan kerja bagi warga.

Kepala Desa Bawofanayama, Petrus Wau mengemukakan, pentingnya Pendidikan untuk memajukan SDM di desa setempat telah dimulai dengan melaksanakan Pendidikan Gratis bagi anak-anak PAUD, TK dan SD yang bersekolah dibawah Yayasan Pembina Sinar Fanayama yang ia dirikan. Pendidikan gratis ini diutamakan untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Saya sudah mulai dengan pendidikan, karena dimana ada jiwa yang sehat disitu ada pemikiran yang sehat dan pemikiran yang sehat itu terdapat di sekolah," ujarnya, Senin 19 Januari 2026. "Kami sudah membuktikan bahwa bukan hanya Desa Bawofanayama saja yang bisa menikmati pendidikan yang kami buat ini tapi Desa sekitar bahkan ada yang dari Teluk Dalam."

Selain itu, pihaknya juga menyediakan transportasi gratis kepada anak-anak tersebut dengan tujuan agar anak-anak bersemangat untuk sekolah. Ke depan, dengan adanya peningkatan kebutuhan akan transportasi, menurutnya kesempatan ini bisa dijadikan peluang menciptakan pendapatan Desa.

Petrus Wau menambahkan, tidak hanya meningkatkan kualitas SDM, Pendidikan juga telah membuka kesempatan kerja bagi warga lokal. Ia mengungkapkan, dengan berdirinya sekolah di desa tersebut tentunya membutuhkan Tenaga Pengajar yang bukan hanya berasal dari desa setempat tapi juga dari desa sekitar.

"Kita disini menerima guru 16 orang artinya Sarjana yang sudah tamat langsung bisa mengajar disini bukan hanya dari Bawofanayama, kami terima juga dari Bawonahono, Bawomataluo, disekitar sinilah kita ambil tenaga pengajarnya," ungkap Petrus Wau. "Mungkin tahun ini kita buka SMP, kita membutuhkan Tenaga pendidik lagi dan kita sudah buka peluang kepada mahasiswa yang tidak ada kesibukannya untuk bisa mengambil bagian mengajar di Yayasan yang kita dirikan."

Ia berharap, rencana pembukaan Pendidikan tingkat SMP dapat terealisasi di tahun 2026. Meski diakui keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam mewujudkan harapan tersebut.

Namun ia optimis, dengan niat yang tulus dalam memajukan kualitas SDM setempat, harapan tersebut akan terwujud. Dengan demikian, anak-anak di desa tersebut tidak perlu jauh-jauh untuk bersekolah serta dapat mengenyam Pendidikan hingga tingkat yang lebih tinggi.


Rekomendasi Berita