Layanan Puskesmas Tetap Optimal Lewat Sistem Klaster
- by Feri Herdiansyah
- Editor Muhammad Wahyu
- 20 Jan 2026
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Dinas Kesehatan Nunukan memastikan pelayanan kesehatan masyarakat tetap berjalan maksimal meskipun terjadi perubahan struktur organisasi. Penataan ulang ini bertujuan memperkuat koordinasi jaringan layanan primer di seluruh wilayah perbatasan.
Sistem klaster kini menjadi pilar utama dalam menjaga kualitas mutu pelayanan medis di tingkat kecamatan hingga desa. Setiap unit kerja mendapatkan pengawasan ketat dari penanggung jawab fungsional untuk menjamin aksesibilitas warga. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan P2KB Nunukan, Hj. Miskia.
"Pelayanan puskesmas tetap optimal dengan adanya sistem klaster dan penanggung jawab klaster fungsional yang bertugas mengkoordinasi jaringan layanan kesehatan primer di wilayah kerjanya," katanya. Senin (19/01/2026).
Petugas medis kini dituntut untuk memahami secara mendalam kondisi kesehatan masyarakat di setiap wilayah tugas mereka masing-masing. Pendataan yang akurat menjadi faktor penentu dalam efektivitas penanganan masalah kesehatan di tingkat lokal.
Integrasi data antara Puskesmas dengan Puskesmas Pembantu di tingkat desa kini diperkuat melalui sistem pelaporan yang terbaru. Langkah ini dilakukan agar intervensi kesehatan dapat dilakukan lebih cepat berdasarkan status kesehatan riil masyarakat.
"Jadi dia masing-masing berkoordinasi dengan pelayanan primer yang ada di wilayah kerjanya. Jadi petugasnya ini mereka harus tahu status kesehatan di setiap-setiap wilayah kerja mereka. Namanya di desa ini, di kecamatan ini, di beberapa desa." ujarnya.
Puskesmas Pembantu berperan sebagai ujung tombak dalam pengumpulan data kesehatan sebelum diteruskan ke tingkat yang lebih tinggi. Sinkronisasi data ini diharapkan mampu mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih responsif dan tepat sasaran.
"Jadi setiap desa dia terintegrasi dengan Pustu (Puskesmas Pembantu), kan di desa itu ada pustu. Jadi petugas pustu itu harus tahu status kesehatannya yang ada di wilayahnya. Nanti melalui pustu datanya masuk ke puskesmas" katanya.
Penulis: [Fery Herdiansyah]