Belajar Seni Teater dan Sastra Puisi Sejak Dini

RRI.CO.ID, Palembang - Dunia teater dan puisi anak semakin berkembang dan menarik perhatian banyak orang. Banyak anak-anak yang menunjukkan bakat dan minat dalam seni pertunjukan dan sastra.

Terkhususnya di kota Palembang banyak sangar sangar di kota Palembang yang membuka jam belajar dalam dunia seni.

Salah satu pembina dan pengajar di Sanggar Pendawa Production Eka Armawati, dalam Program Indonesia Layak Anak (IDOLA) RRI Palembang Minggu, 18 Januari 2026 memperkenalkan anak-anak binaannya dari Sanggar Pandawa Sriwijaya Production yang turut hadir dan berbagi pengalaman di dunia seni. Ia menceritakan awal mula berdirinya sanggar yang dirintis sejak masa kuliah dengan dukungan penuh dari kedua orang tuanya. “Saya membuka sanggar ini sejak masih kuliah, dan awal mulanya juga karena dukungan papa dan mama saya,” ujar Eka.

Eka menjelaskan bahwa seni pertama yang ia pelajari adalah puisi. Menurutnya, membaca puisi tidak terlalu sulit jika dilakukan dengan penghayatan yang mengalir.

“Puisi itu tidak terlalu susah, bacanya harus mengalir saja sesuai perasaan,” katanya.

Namun demikian, Eka menilai bahwa seni yang paling menantang untuk dipelajari adalah teater, karena membutuhkan pendalaman karakter yang kuat.

“Kalau yang paling sulit itu justru teater, karena kita harus benar-benar mendalami karakter,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Eka juga mencontohkan secara langsung peran antagonis di studio siaran, sehingga pendengar dapat memahami ekspresi dan karakter dalam seni teater.

Sementara itu, Zafira Shaniah Alhafunnisa mengungkapkan bahwa dirinya memiliki minat dan bakat di berbagai bidang seni, seperti menyanyi, menari, dan teater. Ketertarikan tersebut berawal dari proses belajar secara mandiri.

“Aku suka nyanyi, nari, dan teater. Awalnya belajar sendiri,” ujar Zafira.

Sedangkan Nadrah Arifah mengaku lebih menyukai seni sastra puisi dan banyak belajar dari para pembaca puisi.

“Aku suka puisi dan belajarnya dari orang-orang yang sering membaca puisi,” katanya.

Eka menambahkan bahwa kedua anak tersebut telah bergabung selama dua tahun di Sanggar Pendawa Sriwijaya Production dan menunjukkan perkembangan yang positif.

“Zafira dan Nadrah sudah dua tahun bergabung di sanggar kami,” ujar Eka.

Dunia teater dan puisi anak adalah salah satu cara efektif untuk menghidupkan kreativitas dan imajinasi anak-anak. Bagi anak - anak kota Palembang yang ingin berlajar bersama di Sanggar Pandawa Production Palembang bisa datang langsung ke MONPERA Palembang setiap hari Minggu Pukul 13.00 Wib.

Rekomendasi Berita