Kodam II/Sriwijaya Gelar Uji Pencak Silat Militer

RRI.Co.ID, Palembang - Prajurit Kodam II/Sriwijaya melaksanakan Uji Kenaikan Tingkat (UKT) Pencak Silat Militer (PSM) di Lapangan Makodam II/Sriwijaya, Palembang, pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat dan diikuti oleh seluruh prajurit Kodam II/Sriwijaya yang berstatus sabuk putih dan ingin naik ke sabuk kuning. Uji kenaikan tingkat ini merupakan kelanjutan dari program pengembangan kemampuan bela diri prajurit.

Pelaksanaan UKT ini dipimpin langsung oleh Kajasdam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Mochamad Arief Gumelar. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan untuk mengasah dan meningkatkan penguasaan teknik dasar hingga lanjutan dalam pencak silat militer. Program ini bertujuan untuk memastikan seluruh prajurit Kodam II/Sriwijaya memiliki kemampuan bela diri yang standar dan merata.

Peserta UKT kali ini terdiri dari prajurit yang berasal dari berbagai satuan di jajaran Kodam II/Sriwijaya. Mereka termasuk personel Staf Umum Makodam hingga satuan Badan Pelaksana Kodam (Balakdam) II/Sriwijaya, seperti Pendam II/Swj, Denmadam II/Swj, Infolahtadam II/Swj, Sansidam II/Swj, dan beberapa satuan lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kemampuan bela diri prajurit di seluruh unit Kodam II/Sriwijaya dapat terstandarisasi dengan baik.

Dalam arahannya, Kolonel Arief Gumelar menekankan bahwa Pencak Silat Militer tidak hanya berfungsi sebagai keterampilan pertahanan diri, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, disiplin, dan mental juang prajurit. Selain itu, PSM juga merupakan bagian dari warisan budaya bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan, khususnya di kalangan TNI Angkatan Darat.

Kegiatan ini sejalan dengan visi Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yang mencanangkan Pencak Silat sebagai bela diri wajib bagi setiap prajurit TNI AD. Melalui program ini, diharapkan prajurit TNI AD tidak hanya memiliki kemampuan tempur yang tinggi, tetapi juga dapat berprestasi dalam olahraga pencak silat, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Menutup kegiatan tersebut, Kajasdam II/Sriwijaya menyampaikan bahwa pembinaan Pencak Silat Militer akan terus berlanjut dengan program-program lanjutan yang direncanakan. Uji kenaikan tingkat berikutnya, menuju sabuk hijau, dijadwalkan akan dilaksanakan pada Juni 2026 mendatang. Hal ini menunjukkan komitmen Kodam II/Sriwijaya dalam membina prajurit yang profesional, tangguh, dan berkarakter.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan prajurit Kodam II/Sriwijaya semakin siap dalam menjalankan tugas-tugas militer yang menuntut ketangguhan fisik, kedisiplinan, dan keuletan dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Rekomendasi Berita