Morfologi Tanaman Pucuk Merah

RRI.CO.ID, Pekanbaru :

Syzygium myrtifolium atau yang lebih dikenal sebagai pucuk merah merupakan salah satu tanaman hias populer dari keluarga Myrtaceae. Dikutip dari laman sda.pu.go.id tanaman ini memiliki persebaran alami yang luas di kawasan Asia Tenggara, meliputi Bangladesh, Borneo, Jawa, Malaya, Myanmar, Filipina, Sumatera, hingga Thailand.


Pucuk merah umumnya tumbuh di hutan primer dan sekunder dataran rendah, kawasan hutan pantai, sekitar rawa air tawar, serta di sepanjang tepi sungai. Secara morfologi, tanaman pucuk merah memiliki tinggi rata-rata antara 0,75 hingga 3 meter. Ciri khas utamanya terletak pada warna daun muda yang mencolok.


Daun pucuk awalnya berwarna kuning hingga oranye kemerahan, kemudian berubah menjadi merah kecokelatan, dan akhirnya hijau saat dewasa. Karakter ini menjadikan pucuk merah sangat diminati sebagai tanaman hias untuk memperindah taman maupun lanskap perkotaan. Bunga pucuk merah berukuran kecil dengan tampilan menyerupai tepung, berwarna kuning hingga putih. Bunganya tersusun dalam perbungaan bercabang dengan panjang mencapai 4 sentimeter. Sementara itu, buahnya berbentuk bulat hingga elipsoid, berwarna ungu tua sampai kehitaman, dengan diameter sekitar 9 milimeter.


Selain nilai estetikanya, pucuk merah juga memiliki manfaat lain yang cukup luas. Daunnya mengandung senyawa fitokimia seperti flavonoid, alkaloid, dan tanin yang berpotensi sebagai antioksidan, antibakteri, antijamur, serta antidiabetes. Tanaman ini juga berperan dalam penyerapan karbon, pencegahan erosi tanah, serta peredam kebisingan. Tingginya minat masyarakat terhadap pucuk merah turut memberikan nilai ekonomis yang menjanjikan, terutama melalui usaha budidaya dan jual beli tanaman hias. Bahkan, pucuk merah juga dimanfaatkan dalam kegiatan reboisasi, bahan ajar, hingga keperluan adat, seperti upacara Hindu di Bali.

Rekomendasi Berita