Anak Muda Karya Makmur Lestarikan Atraksi Naga
- by Indri Rizkita
- Editor Boyke Sinurat
- 18 Jan 2026
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Keterlibatan anak-anak muda menjadi kekuatan utama Komunitas Naga Karya Makmur, Siantan, Kota Pontianak, dalam menyiapkan atraksi naga untuk perayaan Imlek dan Cap Go Meh. Sekitar 100 warga, mayoritas berusia 17 hingga 18 tahun, turut ambil bagian secara sukarela dalam kegiatan ini.
Ketua Komunitas Karya Makmur, Henry Budiman, mengatakan seluruh pemain naga direkrut dari warga sekitar lingkungan Siantan tepatnya di Jalan Parit Makmur. Selain laki-laki, sejumlah perempuan juga ikut terlibat dalam atraksi tersebut.
"Yang ikut ini warga sekitar semua. Kami rekrut anak-anak muda yang berminat dan hobi. Mereka ikut secara sukarela," ujar Henry, Minggu, 18 Januari 2026.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda bertujuan untuk memastikan tradisi budaya Tionghoa tetap lestari dan memiliki penerus. Melalui proses latihan dan keterlibatan langsung, generasi tua menurunkan pengetahuan dan keterampilan kepada generasi muda.
"Kami ingin yang tua mengajarkan ke yang muda, supaya ke depannya tetap ada penerus yang melestarikan adat budaya Tionghoa," katanya.
Selain sebagai upaya pelestarian budaya, kegiatan ini juga menjadi wadah berkumpul dan beraktivitas positif bagi anak-anak muda di lingkungan tersebut. Antusiasme mereka sudah terlihat sejak tahun lalu saat atraksi naga pertama kali ditampilkan pada perayaan Cap Go Meh.
Henry menambahkan, dukungan dari Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat juga cukup besar. Komunitas Naga Karya Makmur telah terdaftar melalui Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) untuk tampil dalam perayaan Cap Go Meh, sebagai bentuk fasilitasi dan dukungan terhadap pelestarian budaya.
Dengan semangat kebersamaan dan peran aktif generasi muda, Komunitas Naga Karya Makmur berharap atraksi naga yang ditampilkan dapat terus berlanjut dan menjadi bagian penting dari perayaan budaya di Kota Pontianak.
Baca juga:
Komunitas Karya Makmur Siapkan Naga Hampir 90 Meter