Mafindo Edukasi AI Bukan Musuh Guru
- by Gulista Qisra
- Editor Boyke Sinurat
- 11 Jan 2026
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang kian pesat tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman bagi dunia pendidikan. Hal inilah yang menjadi fokus utama dalam workshop bertajuk “AI Bukan Musuh Guru: Cara Cerdas Mengajar Lebih Efektif di Semua Jenjang” bertempat di Pondok Pesantren Mathla’ul Anwar, Minggu (11/1/2026).
Workshop ini diikuti oleh para guru dari berbagai jenjang pendidikan yang antusias ingin memahami peran AI sebagai mitra strategis dalam pembelajaran. Kegiatan ini diadakan oleh Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia) Pontianak bertujuan untuk memberikan pemahaman praktis mengenai pemanfaatan AI dalam proses mengajar, mulai dari perencanaan pembelajaran, pembuatan media ajar, hingga evaluasi yang lebih efektif dan efisien.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber menegaskan bahwa AI bukanlah pengganti guru, melainkan alat bantu yang dapat memperkuat peran pendidik. Guru tetap menjadi aktor utama dalam membangun karakter, nilai, dan interaksi bermakna dengan peserta didik, sementara AI hadir sebagai pendukung untuk menghemat waktu dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
Ananda Putri Nurpalupi yang merupakan seorang guru mengatakan bahwa literasi digital, termasuk pemahaman AI, merupakan kebutuhan mendesak bagi guru di era transformasi pendidikan.
"Sebenarnya AI inilah yang membantu guru untuk membuka wawasan agar bisa lebih kreatif dan adaptif sesuai dengan perkembangan zaman," ujarnya setelah mengikuti workshop.
Hal senada juga disampikan oleh Muhammad Yusuf, melalui workshop ini, para peserta tidak hanya memperoleh wawasan teoretis, tetapi juga praktik langsung penggunaan AI secara bijak dan etis dalam dunia pendidikan.
"Gunakan AI sebijak mungkin, teknologi seperti sangat berguna dalam mengembangkan metode pembelajaran pendidikan," katanya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju pembelajaran yang lebih inovatif, relevan, dan bermakna bagi semua jenjang pendidikan. Para guru juga berterima kasih kepada Mafindo Pontianak yang telah mau berbagi pengetahuan seputar pemanfaatan AI terutama dalam proses belajar mengajar serta berharap kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan.
Baca juga:
Mafindo Pontianak Ungkap Cara Mengecek Akun Medsos Gadungan