Karang Taruna Bunton Bangun Kemandirian Ekonomi Lewat Angkringan
- by Reny Tania
- Editor Robin Abdulrahman
- 20 Jan 2026
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap - Karang Taruna Putra Mandala Giri, Desa Bunton, Kecamatan Adipala, kini memiliki usaha baru berupa angkringan. Kehadiran usaha ini menjadi langkah nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi pemuda desa, sekaligus membuka peluang usaha baru yang sebelumnya belum ada di Desa Bunton.
Usaha angkringan ini melibatkan sekitar delapan orang pemuda Karang Taruna. Mereka akan berpoduksi mulai dari proses memasak, penyiapan makanan, hingga pelayanan penjualan dilakukan langsung oleh para pemuda desa.
Ketua Karang Taruna Putra Mandala Giri Desa Bunton, Kasno, mengatakan jika hadirnya usaha angkringan ini tidak hanya menjadi wadah kreativitas pemuda, tetapi juga sumber tambahan penghasilan.
“Adanya angkringan ini sangat membantu masyarakat karena sebelumnya belum ada usaha serupa di Desa Bunton, dan ini salah satu program pemberdayaan pemuda di sini,” katanya.
Selain memudahkan warga mencari makanan di malam hari, usaha ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi pemuda desa.
Angkringan ini merupakan hasil dukungan program tangung jawab sosial dari PT PLN Indonesia Power UBP Jawa Tengah 2 Adipala. Melalui program tersebut, bertujuan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya kalangan pemuda.
Assistant Manager Umum PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala, Taufik Hidayanto, mengatakan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan Karang Taruna yang melihat potensi besar usaha angkringan di wilayah Desa Bunton.
Menurut Taufik, hingga saat ini Desa Bunton belum memiliki usaha angkringan, sehingga peluang pengembangannya dinilai cukup menjanjikan.
“Usaha angkringan ini jadi potensi di Desa Bunton untuk mendirikan ankrikan, yang di sini belum ada, yang tujuannya untuk meningkatkan kemandirian dan penambhan usaha dari karang taruna,” katanya.
Untuk tahap awal, angkringan ini dijalankan sebagai usaha rintisan satu unit. Ke depan, PLN Indonesia Power UBP Adipala berharap usaha tersebut dapat berkembang dan direplikasi menjadi beberapa cabang, dengan pendampingan, monitoring, dan evaluasi secara berkala agar usaha berjalan berkelanjutan.