Cara Menghindari Dan Ciri - Ciri Investasi Bodong

RRI.CO.ID, Natuna - Investasi adalah salah satu cara untuk mengembangkan aset dan mencapai tujuan finansial. Namun tidak semua investasi membawa keuntungan.Dibalik janji manisdan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat, terselip bahaya yang mengintai dalam bentuk investasi bodong.

Investasi bodong telah menjadi ancaman serius bagi masyarakat, terutama di era digital saat ini.Dengan semakin banyaknya kasus penipuan investasi yang viral, penting bagi kita untuk memahami bagaimana kita dapat menghindari jebakan investasi bodong serta langkah - langkah yang harus di ambil.

Melansir dari laman generali.co.id berikut cara menghindari investasi bodong :

1. Lakukan Riset Mendalam

Sebelum berinvestasi, lakukan penelitian menyeluruh tentang perusahaan atau produk investasi tersebut. Cek reputasi perusahaan melalui ulasan dan testimoni investor lain. Periksa juga apakah perusahaan tersebut terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

2. Waspadai Janji Imbal Hasil Tinggi

Jika sebuah investasi menjanjikan imbal hasil yang sangat tinggi dalam waktu singkat, ini bisa jadi tanda bahaya. Investasi yang sah biasanya menawarkan imbal hasil yang masuk akal dan sesuai dengan kondisi pasar.

3. Jangan Mudah Terpengaruh

Hindari membuat keputusan investasi hanya dengan berdasarkan rekomendasi teman atau keluarga tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu. Pelaku investasi bodong seringkali menggunakan jaringan sosial untuk menjaring korban baru.

Ciri-ciri Investasi Bodong

1. Janji Keuntungan Tinggi dengan Risiko Rendah

Investasi bodong seringkali menawarkan keuntungan yang sangat tinggi dengan klaim bahwa investasi tersebut hampir tidak memiliki risiko. Ini adalah salah satu tanda paling umum dari penipuan investasi.

2. Tekanan untuk Segera Bergabung

Pelaku investasi bodong seringkali menggunakan taktik tekanan, seperti mengatakan bahwa kesempatan ini terbatas atau mendesak calon investor untuk segera bergabung agar tidak ketinggalan mendapat keuntungan yang besar.

3. Sedang Happening

Di Indonesia, fenomena judi

online yang mengalami pertumbuhan pesat mencerminkan pola perilaku yang mirip dengan investasi bodong. Baik judi online maupun investasi bodong menjanjikan keuntungan yang tinggi dengan risiko yang tidak dipahami dengan baik oleh pengguna maupun investor.

Selain itu, keduanya cenderung kurang transparan dalam operasional dan seringkali tidak terdaftar atau diatur oleh otoritas keuangan yang sah. Seperti investasi bodong yang menggunakan skema Ponzi atau piramida, judi

online juga dapat menarik banyak pengguna melalui referral atau bonus pendaftaran, sehingga menciptakan ilusi peluang besar.

Investasi bodong merupakan ancaman nyata bagi masyarakat yang ingin mengembangkan dana mereka. Mengenali ciri-ciri investasi bodong, melakukan riset yang mendalam, serta melaporkan ke pihak berwenang jika menemui indikasi penipuan, adalah langkah-langkah penting untuk melindungi diri kamu dari kerugian finansial.

Rekomendasi Berita