Mengenang Sejarah Hari Penyiaran Radio Publik Internasional
- by Dany Shaputra
- Editor Analia Widi
- 12 Jan 2026
- Ranai
RRI.CO.ID, Ranai - Setiap tanggal 13 Januari, dunia memperingati Hari Penyiaran Radio Publik Internasional sebagai penghormatan atas lahirnya transmisi suara nirkabel pertama kali. Momentum ini tidak hanya merayakan penemuan teknologi, tetapi juga merayakan cara manusia berbagi informasi dan budaya secara massal.
Merujuk pada laporan
EDN Network: 1st Public Radio Broadcast, January 13, 1910, siaran publik perdana ini berhasil memancarkan suara penyanyi opera dari Metropolitan Opera House. Lee de Forest menggunakan teknologi tabung Audion yang ia kembangkan untuk memperkuat sinyal suara agar bisa didengarkan oleh khalayak luas.Pencapaian teknis ini menjadi fondasi bagi pertumbuhan radio komersial dan publik di seluruh dunia pada dekade berikutnya. Mengenai dampak besar ini, para ahli sejarah mencatat bahwa Meskipun kualitas suara awal sangat buruk, peristiwa ini mengubah industri hiburan selamanya.
Siaran eksperimental tersebut tercatat berhasil menjangkau radius hingga 20 kilometer dari pusat transmisi di New York City. Fakta sejarah menunjukkan bahwa para operator radio di kapal-kapal yang sedang berlayar di Laut Atlantik menjadi pendengar pertama dari transmisi suara manusia tersebut.
Hingga saat ini, radio publik tetap menjadi pilar informasi yang krusial dengan jangkauan akses yang menyentuh pelosok daerah di berbagai belahan dunia. Data menunjukkan bahwa radio masih merupakan media paling inklusif yang mampu melampaui batasan literasi dan keterbatasan infrastruktur internet di negara berkembang.