Sering Makan Mie Instan, Picu Berbagai Penyakit

RRI.CO.ID, Ranai - Mie instan memang menjasi makanan favorit banyak orang, karena penyajiannya instan, harga ramah dikantong, dan punya cita rasa yang enak. Tapi perlu diketahui bahwa, mie isntan terkadang disebut sebagai makanan tidak sehat lantaran kandungan karbohidrat, lemak, dan garam yang tinggi. Sementara itu, kandungan protein, serat, vitamin, dan mineral dalamnya cukup rendah.

Melansir dari laman Alodokter, berikut ini adalah beberapa risiko dan bahaya mie instan yang dapat anda alami bila mengonsumsi mie instan secara berlebihan :

1. Kekurangan nutrisi

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa terlalu sering mengonsumsi mie instan berkaitan dengan buruknya kualitas makanan tersebut. Hal ini tentu berdampak pada kurangnya asupan nutrisi dalam tubuh.

2. Gangguan pencernaan

Mie instan sebenarnya merupakan jenis makanan yang tidak mudah dicerna, sehingga membuat kerja sistem saluran cerna menjadi lebih berat. Bila dikonsumsi terlalu sering atau terlalu banyak, bahaya mie instan yang satu ini dapat menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan.

3. Tekanan darah tinggi

Bumbu yang digunakan di dalam mie instan biasanya memiliki kandungan garam atau natrium yang tinggi. Di dalam satu kemasan mie instan terkadnung sekitar 890 mg natrium. Jumlah natrium tersebut belum termasuk kandungan natrium dalam makanan lain yang Anda konsumsi pada hari yang sama. Padahal, asupan natrium yang disarankan setiap harinya tidak lebih dari 2.000 miligram. Jumlah ini setara dengan 5 gram garam atau 1 sendok teh garam.

4. Penyakit jantung

Mie instan juga menggunakan MSG (monosodium glutamat) untuk meningkatkan rasa menjadi lebih gurih. Kandungan MSG dan natrium yang tinggi di dalam mie instan tidak hanya dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, tetapi juga memicu berbagai gangguan pada jantung.

5. Gangguan ginjal

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahaya mie instan diketahui berasal dari kandungan garamnya yang tinggi. Kandungan garam tersebut bisa berdampak pada terganggunya fungsi ginjal, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dan sering.

6. Kanker

Mie instan termasuk dalam kategori ultra-processed foods atau makanan ultra-proses. Berdasarkan studi, konsumsi makanan tersebut secara rutin dapat meningkatkan risiko berbagai jenis kanker, termasuk kanker payudara dan kanker ovarium.

Hal ini karena mie instan mengandung banyak zat tambahan, seperti pengawet dan perisa buatan, yang bila dikonsumsi terlalu sering bisa memicu peradangan dan kerusakan sel dalam tubuh. Selain itu, kandungan gizinya rendah, seperti serat dan antioksidan, yang sebenarnya penting untuk melindungi tubuh dari penyakit, termasuk kanker.

Selain itu, mie instan juga dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan beberapa penyakit kronis lainnya.

Rekomendasi Berita