Hutan Mangrove, Benteng Pesisir dan Penyerap Karbon Alami

KBRN, Sabang : Hutan mangrove adalah suatu kawasan lahan basah yang umumnya terbentuk di zona intertidal di pesisir laut. Kawasan hutan mangrove ditumbuhi oleh tumbuh-tumbuhan perdu atau pohon berjenis mangrove.


Hutan ini tumbuh khususnya di tempat-tempat terjadinya pelumpuran dan akumulasi bahan organic. Baik di teluk-teluk yang terlindung dari gempuran ombak, maupun di sekitar muara sungai tempat air melambat dan mengendapkan lumpur yang dibawanya dari hulu.

Kariman selaku ketua Ekowisata Mangrove Aceh Jaya dalam Dialog bersama Pro 1 RRI Banda Aceh menjelaskan mangrove berperan melindungi pesisir dari abrasi, menahan gelombang serta menjadi habitat berbagai biota laut. “Keberadaan mangrove penting dalam mengurangi dampak bencana alam dan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir,” ujarnya Sabtu (10/1/2026).

Akar mangrove yang kuat dan rapat mampu menahan gelombang laut, arus serta angin kencang. Mangrove juga berfungsi sebagai benteng alami yang melindungi daratan dari kerusakan akibat gelombang besar, badai, bahkan tsunami.

Hutan mangrove juga memiliki kemampuan menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar. Hal ini tentunya menjadikan mangrove sebagai salah satu ekosistem penting dalam upaya mengurangi dampak perubahan iklim dan membantu menekan pemanasan global.

Dengan manfaatnya yang begitu penting bagi lingkungan, pelestarian hutan mangrove menjadi tanggung jawab bersama. Upaya penanaman kembali serta peningkatan kesadaran masyarakat sangat diperlukan agar mangrove tetap lestari dan terus memberikan manfaat bagi generasi kehidupan di masa kini dan yang akan datang.

Rekomendasi Berita